Buntut Serangan Rusia ke Ukraina, Final Liga Champions Dipindahkan ke Paris
Garry Talentedo Kesawa
Jum'at, 25 Februari 2022 - 19:40 WIB
Trofi Liga Champions. (Foto: Istimewa)
Serangan Militer Rusia ke Ukraina berdampak pada perhelatan Liga Champions musim 2021/2022. Laga final yang awalnya diselenggarakan di Saint Petersburg, Rusia, akhirnya dipindahkan ke Paris.
Dalam keterangan resmi Badan Administratif dan Pengatur Sepak Bola Eropa (UEFA), Final Liga Champions 2022 secara resmi dipindahkan ke Paris. Keputusan ini diambil oleh Komite Eksekutif UEFA usai mengadakan pertemuan luar biasa menyusul eskalasi situasi keamanan di Eropa.
Baca juga:Rusia Serang Ukraina, Andriy Shevchenko: Perang Bukan Jawaban
"Komite Eksekutif UEFA memutuskan untuk memindahkan final Liga Champions Pria UEFA 2021/22 dari Saint Petersburg ke Stade de France di Saint-Denis. Pertandingan akan dimainkan seperti yang dijadwalkan pada hari Sabtu 28 Mei pukul 21:00 CET," bunyi pernyataan UEFA.
UEFA tak lupa menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada Presiden Prancis, Emmanuel Macron atas dukungan serta komitmen pribadinya untuk memindahkan pertandingan final tersebut. "Bersama dengan pemerintah Prancis, UEFA akan sepenuhnya mendukung upaya multi-stakeholder untuk memastikan penyediaan penyelamatan bagi para pemain sepak bola dan keluarga mereka di Ukraina yang menghadapi penderitaan, kehancuran dan pemindahan manusia yang mengerikan," ujar pernyataan UEFA.
Pada pertemuan hari ini, Komite Eksekutif UEFA juga memutuskan mengenai nasib klub dan Tim Nasional (Timnas) Rusia dan Ukraina yang bersaing di kompetisi UEFA. Klub dam timnas diminta memainkan pertandingan kandang mereka di tempat netral hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Baca juga:Rusia Lancarkan Serangan ke Ukraina, Ancaman Perang Dunia?
Dalam keterangan resmi Badan Administratif dan Pengatur Sepak Bola Eropa (UEFA), Final Liga Champions 2022 secara resmi dipindahkan ke Paris. Keputusan ini diambil oleh Komite Eksekutif UEFA usai mengadakan pertemuan luar biasa menyusul eskalasi situasi keamanan di Eropa.
Baca juga:Rusia Serang Ukraina, Andriy Shevchenko: Perang Bukan Jawaban
"Komite Eksekutif UEFA memutuskan untuk memindahkan final Liga Champions Pria UEFA 2021/22 dari Saint Petersburg ke Stade de France di Saint-Denis. Pertandingan akan dimainkan seperti yang dijadwalkan pada hari Sabtu 28 Mei pukul 21:00 CET," bunyi pernyataan UEFA.
UEFA tak lupa menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada Presiden Prancis, Emmanuel Macron atas dukungan serta komitmen pribadinya untuk memindahkan pertandingan final tersebut. "Bersama dengan pemerintah Prancis, UEFA akan sepenuhnya mendukung upaya multi-stakeholder untuk memastikan penyediaan penyelamatan bagi para pemain sepak bola dan keluarga mereka di Ukraina yang menghadapi penderitaan, kehancuran dan pemindahan manusia yang mengerikan," ujar pernyataan UEFA.
Pada pertemuan hari ini, Komite Eksekutif UEFA juga memutuskan mengenai nasib klub dan Tim Nasional (Timnas) Rusia dan Ukraina yang bersaing di kompetisi UEFA. Klub dam timnas diminta memainkan pertandingan kandang mereka di tempat netral hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Baca juga:Rusia Lancarkan Serangan ke Ukraina, Ancaman Perang Dunia?