Cerita Ganda Campuran Jepang Kalahkan Musuh Bebuyutan dari Cina
Fajar adhitya
Selasa, 27 Juli 2021 - 08:25 WIB
Ganda campuran Jepang Jun Mizutani dan Mima Ito mendapat medali emas. (Foto: Antara).
Ganda campuran Jepang Jun Mizutani dan Mima Ito menumbangkan pasangan Cina Xu Xin dan Liu Shiwen. Keduanya mempersembahkan medali emas ganda campuran tenis meja pertamanya dalam Olimpiade.
Bagi Mizutani, ini adalah medali Olimpiade ketiganya. Sementara bagi Ito merupakan medali kedua sejak Olimpiade Rio. Namun baru kali ini mereka merebut medali emas dan sekaligus pemain non-Cina pertama yang merebut emas nomor ini sejak 2004.
Petenis meja Jepang berusia 32 tahun itu memeluk rekan senegaranya saat merebut gelar ini, namun pelukan itu saking kuatnya sampai Ito mendorongnya sambil berkata "sakit".
Xu yang berperingkat 2 dunia putra dan Liu yang juara dunia memimpin setelah dua permainan pertama tetapi Mizutani dan Ito bangkit guna memenangkan gim ketiga.
Bagi Mizutani dan Ito yang berperingkat kedua di dunia pada bagian putri dan keduanya berasal dari kampung halaman sama sehingga sudah saling kenal sejak kecil, kemenangan 4-3 atas Xu dan Liu itu dianggap sebagai balas dendam yang manis.
Mereka kalah dari pasangan China itu dalam final ganda campuran Grand Final Tur Dunia ITTF dan Tur Dunia Swedia Terbuka 2019 ditambah Tur Dunia Jerman Terbuka satu tahun kemudian.
"Kami berkali-kali kalah melawan Cina dalam Olimpiade dan kejuaraan dunia, tetapi kami mampu membalas semua itu pada Olimpiade Tokyo," kata Mizutani.
Bagi Mizutani, ini adalah medali Olimpiade ketiganya. Sementara bagi Ito merupakan medali kedua sejak Olimpiade Rio. Namun baru kali ini mereka merebut medali emas dan sekaligus pemain non-Cina pertama yang merebut emas nomor ini sejak 2004.
Petenis meja Jepang berusia 32 tahun itu memeluk rekan senegaranya saat merebut gelar ini, namun pelukan itu saking kuatnya sampai Ito mendorongnya sambil berkata "sakit".
Xu yang berperingkat 2 dunia putra dan Liu yang juara dunia memimpin setelah dua permainan pertama tetapi Mizutani dan Ito bangkit guna memenangkan gim ketiga.
Bagi Mizutani dan Ito yang berperingkat kedua di dunia pada bagian putri dan keduanya berasal dari kampung halaman sama sehingga sudah saling kenal sejak kecil, kemenangan 4-3 atas Xu dan Liu itu dianggap sebagai balas dendam yang manis.
Mereka kalah dari pasangan China itu dalam final ganda campuran Grand Final Tur Dunia ITTF dan Tur Dunia Swedia Terbuka 2019 ditambah Tur Dunia Jerman Terbuka satu tahun kemudian.
"Kami berkali-kali kalah melawan Cina dalam Olimpiade dan kejuaraan dunia, tetapi kami mampu membalas semua itu pada Olimpiade Tokyo," kata Mizutani.