home global news

Airbus dan Boeing Setop Pengiriman Suku Cadang Pesawat ke Rusia

Jum'at, 04 Maret 2022 - 22:35 WIB
Boeing sebagai fasilitas manufaktur yang memproduksi dan menjual pesawat, helikopter, roket dan satelit. (Foto: Langit7.id/iStock)
Invasi Rusia ke Ukraina berdampak ke sejumlah sektor bisnis di Rusia, termasuk industri penerbangan. Kini, giliran produsen pesawat Airbus dan Boeing secara resmi menangguhkan pengiriman suku cadang pesawat untuk seluruh maskapai Rusia.

Melansir dari The Guardian, Jumat (4/3/2022) seluruh maskapai asal Rusia yang membutuhkan suku cadang akan kesulitan dalam proses perbaikan pesawat. Bahkan, kemungkinan maskapai Rusia hanya akan mengambil suku cadang dari pesawat yang sudah ada.

Baca juga:Menakar Potensi Invasi Rusia ke Ukraina Sulut Perang Dunia Ketiga

Menurut lembaga konsultan IBA, Rusia menyumbang 6 persen jumlah pesawat di dunia pada 2021. Ini termasuk Maskapai Rusia Aeroflot yang mengoperasikan berbagai jenis pesawat produksi Airbus, seperti 53 pesawat A320, 28 pesawat A321, 10 pesawat A330, dan 4 pesawat A350 XWB.

Sementara untuk armada Boeing Aeroflot, terdapat 29 pesawat B737 dan 20 pesawat B777. Secara keseluruhan, maskapai asal Rusia memiliki sekitar 332 unit pesawat Boeing dan 304 unit pesawat Airbus.

Tak hanya itu, Airbus dan Boeing juga menyetop dukungan teknis dan perbaikan pesawat dari berbagai maskapai asal Rusia. Hal ini dilakukan sebagai bentuk sanksi invasi Rusia ke Ukraina.

Baca juga:
Berita Terkait
Berita Lainnya