Uni Emirat Arab Respons Keberhasilan Transformasi BUMN
Hasanah syakim
Rabu, 09 Maret 2022 - 17:09 WIB
Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah dan Menteri BUMN Erick Thohir. (foto : Kementerian BUMN)
Keberhasilan transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dinilai mendorong kepercayaan dari Uni Emirat Arab (UEA).
Respons positif tersebut membuat Menteri BUMN, Erick Thohir tertarik untuk meningkatkan kerja sama pada sektor kesehatan, pangan, dan energi.
"Kehadiran pandemi membuka mata kita dan menjadi momentum bagi kita untuk memperkuat ketahanan pangan, kesehatan, dan energi," lanjut Erick dikutip Rabu (9/3/2022).
Baca juga:Syarat Tes Covid Perjalanan Domestik Dihapus, Menteri Erick: Semoga Bawa Kemudahan
Erick menyampaikan, Kementerian BUMN sejak awal menaruh prioritas terhadap tiga sektor tersebut. menurutnya, antusiasme dari UEA didasari dengan pencapaian laba bersih BUMN secara konsolidasi yang meningkat signifikan.
“Menteri Suhail Mohamed Al Mazroei sangat antusias mendengar paparan transformasi BUMN, laba bersih BUMN secara konsolidasi pada 2021 mencapai Rp 90 triliun atau melonjak tajam dibanding 2022 sebesar Rp 13triliun," ujar Erick.
Menurutnya, angka tersebut menjadi kenaikan luar biasa yang mendapat apresiasi langsung dari Menteri Energi dan Infrastruktur UAE Suhail Mohamed Al Mazroei. “Saat ini BUMN telah memiliki sejumlah holding yakni holding pangan, holding farmasi, holding rumah sakit serta holding Indonesia Battery Corporation (IBC) yang terbuka untuk bekerja sama dengan UEA,” terangnya.
Respons positif tersebut membuat Menteri BUMN, Erick Thohir tertarik untuk meningkatkan kerja sama pada sektor kesehatan, pangan, dan energi.
"Kehadiran pandemi membuka mata kita dan menjadi momentum bagi kita untuk memperkuat ketahanan pangan, kesehatan, dan energi," lanjut Erick dikutip Rabu (9/3/2022).
Baca juga:Syarat Tes Covid Perjalanan Domestik Dihapus, Menteri Erick: Semoga Bawa Kemudahan
Erick menyampaikan, Kementerian BUMN sejak awal menaruh prioritas terhadap tiga sektor tersebut. menurutnya, antusiasme dari UEA didasari dengan pencapaian laba bersih BUMN secara konsolidasi yang meningkat signifikan.
“Menteri Suhail Mohamed Al Mazroei sangat antusias mendengar paparan transformasi BUMN, laba bersih BUMN secara konsolidasi pada 2021 mencapai Rp 90 triliun atau melonjak tajam dibanding 2022 sebesar Rp 13triliun," ujar Erick.
Menurutnya, angka tersebut menjadi kenaikan luar biasa yang mendapat apresiasi langsung dari Menteri Energi dan Infrastruktur UAE Suhail Mohamed Al Mazroei. “Saat ini BUMN telah memiliki sejumlah holding yakni holding pangan, holding farmasi, holding rumah sakit serta holding Indonesia Battery Corporation (IBC) yang terbuka untuk bekerja sama dengan UEA,” terangnya.