Esensi Ramadhan, Menahan Diri dari Belanja Mubazir
Mahmuda attar hussein
Ahad, 13 Maret 2022 - 13:15 WIB
Ilustrasi belanja mubazir di mal. (Foto: Pixabay).
Esensi Ramadhan harus dipahami umat Islam, termasuk dalam hal menahan diri. Banyak orang yang mulai belanja baru untuk lebaran sebelum masuk bulan puasa.
Certified Finansial Planner Finansialku, Harryka Joddy mengatakan, baju baru memang menjadi barang penting saat Ramadhan karena terkadang diyakini dapat menghadirkan kesiapan diri lebih baik, mulai dari aspek aspek pribadi hingga aspek mental dalam rangka menyambut bulan yang penuh rahmat dan ampunan.
"Walaupun baju baru sebenarnya hanya pelengkap, tapi tidak dipungkiri bahwa ketika memakai baju baru biasanya semangat kita turut meningkat, semangat untuk beribadah, bekerja, berbagi, dan lainnya," kata dia dikanal YouTube Finansialku, dikutip Sabtu (12/3/2022).
Baca Juga:3 Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga sesuai Syariat
Namun Joddy mengingatkan, agar masyarakat tidak tergoda menghamburkan uang hanya untuk membeli sebuah barang yang sebetulnya kurang prioritas. Hal itu dilakukan agar terhindar dari kendala tujuan keuangan lainnya.
Untuk itu, momentum Ramadan juga perlu dimanfaatkan untuk mencapai tujuan keuangan, demi mengatur keuangan yang lebih sehat daripada bulan-bulan sebelumnya.
"Berbicara tentang Ramadan tidak bisa dipisahkan dari spirit. Terutama esensi bulan Ramadan, di mana umat diwajibkan menahan diri," ujar dia.
Certified Finansial Planner Finansialku, Harryka Joddy mengatakan, baju baru memang menjadi barang penting saat Ramadhan karena terkadang diyakini dapat menghadirkan kesiapan diri lebih baik, mulai dari aspek aspek pribadi hingga aspek mental dalam rangka menyambut bulan yang penuh rahmat dan ampunan.
"Walaupun baju baru sebenarnya hanya pelengkap, tapi tidak dipungkiri bahwa ketika memakai baju baru biasanya semangat kita turut meningkat, semangat untuk beribadah, bekerja, berbagi, dan lainnya," kata dia dikanal YouTube Finansialku, dikutip Sabtu (12/3/2022).
Baca Juga:3 Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga sesuai Syariat
Namun Joddy mengingatkan, agar masyarakat tidak tergoda menghamburkan uang hanya untuk membeli sebuah barang yang sebetulnya kurang prioritas. Hal itu dilakukan agar terhindar dari kendala tujuan keuangan lainnya.
Untuk itu, momentum Ramadan juga perlu dimanfaatkan untuk mencapai tujuan keuangan, demi mengatur keuangan yang lebih sehat daripada bulan-bulan sebelumnya.
"Berbicara tentang Ramadan tidak bisa dipisahkan dari spirit. Terutama esensi bulan Ramadan, di mana umat diwajibkan menahan diri," ujar dia.