LANGIT7.ID, Jakarta - Esensi
Ramadhan harus dipahami umat Islam, termasuk dalam hal menahan diri. Banyak orang yang mulai belanja baru untuk lebaran sebelum masuk bulan puasa.
Certified Finansial Planner
Finansialku, Harryka Joddy mengatakan, baju baru memang menjadi barang penting saat Ramadhan karena terkadang diyakini dapat menghadirkan kesiapan diri lebih baik, mulai dari aspek aspek pribadi hingga aspek mental dalam rangka menyambut bulan yang penuh rahmat dan ampunan.
"Walaupun baju baru sebenarnya hanya pelengkap, tapi tidak dipungkiri bahwa ketika memakai baju baru biasanya semangat kita turut meningkat, semangat untuk beribadah, bekerja, berbagi, dan lainnya," kata dia dikanal YouTube Finansialku, dikutip Sabtu (12/3/2022).
Baca Juga: 3 Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga sesuai SyariatNamun Joddy mengingatkan, agar masyarakat tidak tergoda menghamburkan uang hanya untuk membeli sebuah barang yang sebetulnya kurang prioritas. Hal itu dilakukan agar terhindar dari kendala tujuan keuangan lainnya.
Untuk itu, momentum Ramadan juga perlu dimanfaatkan untuk mencapai tujuan keuangan, demi mengatur keuangan yang lebih sehat daripada bulan-bulan sebelumnya.
"Berbicara tentang Ramadan tidak bisa dipisahkan dari spirit. Terutama esensi bulan Ramadan, di mana umat diwajibkan menahan diri," ujar dia.
Menurutnya, esensi dari puasa Ramadan yang paling penting adalah menahan diri. Selain menahan diri dari hal negatif yang membatalkan puasa dan perbuatan dosa, juga termasuk menahan diri dalam pengeluaran saat bulan Ramadan.
"Sehingga kita harapkan mengatur keuangan nanti bisa membatasi diri dari berbagai macam godaan, membedakan mana kebutuhan dan keinginan, hal-hal yang bukan tujuan keuangan kita, dan lain sebagainya," ungkapnya.
Untuk itu, masyarakat khususnya umat Islam, harus secara sadar dan utuh dalam melakukan aktivitas belanja di bulan Ramadan. "Belanja diperbolehkan, asal sampai benar-benar memiliki kebutuhan," katanya.
(bal)