Pasar Tradisional Papringan jadi Destinasi Wisata Penggerak Ekonomi
Hasanah syakim
Senin, 14 Maret 2022 - 21:11 WIB
Aktivitas Pasar Papringan di Temangung (foto: instagram/ pasarpapringan)
Kehadiran Pasar Papringan sebagai pasar tradisional dinilai mampu menjadi destinasi wisata berkualitas dan berkelanjutan guna mendukung tatanan baru pariwisata dan ekonomi kreatif pascapandemi.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan Pasar Papringan merupakan pasar tradisonal yang berlokasi tepat di Dusun Ngadiprono, Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Pasar ini bukapada Minggu Wage dan Minggu Pon mulai pukul 06.00 sampai 12.00 WIB di setiap bulannya.
“Saya mengapresiasi Pak Singgih selaku pendiri atau penggagas Pasar Papringan yang telah menghadirkan destinasi wisata yang memiliki keunikan. Menurut saya ini jadi inovasi sebagai tatanan ekonomi baru,” ujar Sandiaga dalam rilis yang diterima Langit7 dikutip Senin (14/3/2022).
Baca juga:Desa Wisata di Indonesia Didorong jadi Destinasi Pariwisata Berkualitas
Pasar Papringan merupakan destinasi wisata yang bermula dari sebuah kebun bambu gelap, sehingga dapat membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Menurut Sandiaga, Pasar tersebut terbilang unik karena pasar digelar di bawah rerimbunan rumpun bambu.
“Hal unik, alat tukarnya menggunakan uang keping bambu dan hanya menjual produk kuliner khas daerah serta ragam produk souvenir dengan bahan utama bambu,” ungkapnya.
#(Menparekraf Sandiaga Uno saat mengunjungi Pasar Papringan, Temanggung(foto: instagram/ pasarpapringan))#
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan Pasar Papringan merupakan pasar tradisonal yang berlokasi tepat di Dusun Ngadiprono, Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Pasar ini bukapada Minggu Wage dan Minggu Pon mulai pukul 06.00 sampai 12.00 WIB di setiap bulannya.
“Saya mengapresiasi Pak Singgih selaku pendiri atau penggagas Pasar Papringan yang telah menghadirkan destinasi wisata yang memiliki keunikan. Menurut saya ini jadi inovasi sebagai tatanan ekonomi baru,” ujar Sandiaga dalam rilis yang diterima Langit7 dikutip Senin (14/3/2022).
Baca juga:Desa Wisata di Indonesia Didorong jadi Destinasi Pariwisata Berkualitas
Pasar Papringan merupakan destinasi wisata yang bermula dari sebuah kebun bambu gelap, sehingga dapat membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Menurut Sandiaga, Pasar tersebut terbilang unik karena pasar digelar di bawah rerimbunan rumpun bambu.
“Hal unik, alat tukarnya menggunakan uang keping bambu dan hanya menjual produk kuliner khas daerah serta ragam produk souvenir dengan bahan utama bambu,” ungkapnya.
#(Menparekraf Sandiaga Uno saat mengunjungi Pasar Papringan, Temanggung(foto: instagram/ pasarpapringan))#