LANGIT7.ID, Jakarta - Desa wisata saat ini bergeser dari
mass tourism ke pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan sesuai dengan karakter desa wisata tersebut.
Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Vinsensius Jemadu mengataan tren pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan akan mendorong desa wisata untuk berkembang sehingga bisa mengangkat perekonomian.
“Dalam upaya pengembangan desa wisata, seluruh pemangku kepentingan pariwisata dan ekonomi kreatif harus bisa menerapkan pariwisata berkelanjutan yang memiliki prinsip untuk memberdayakan masyarakat melalui kebudayaan dan kearifan lokal yang ada,” ujar Vinsensius dalam kegiatan "Dukungan Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Homestay di Desa Wisata" dikutip Minggu (13/3/2022).
Baca juga: Makanan Halal hingga Masjid Terdekat, Ini 6 Aplikasi untuk Pelancong Solo WanitaMenurutnya, sejalan dengan untuk melestarikan alam dan meningkatkan kesejahteraan, serta ditambah aspek pengelolaan secara profesional. Tidak semata-mata memperhitungkan pengaruh ekonomi, tapi juga pengaruh yang akan terjadi terhadap lingkungan dan sosial budaya masyarakatnya.
"Sejalan dengan arah pandang Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno, kita harus dapat melakukan inovasi, adaptasi dan kolaborasi,” ujarnya.
Ketiganya menjadi kunci untuk menyambut pariwisata era baru pasca pandemi yang mengedepankan aspek kualitas dan keberlanjutan lingkungan serta membawa manfaat pada usaha-usaha masyarakat, sehingga lapangan kerja terbuka seluas-luasnya.
Menurut Vinsebsius, salah satunya yang diterapkan yakni pengembangan Desa Wisata di Janeponto.
“Terlebih Kabupaten Jeneponto memiliki banyak daya tarik wisata unggulan. Wisata alam seperti Air Terjun Tama’lulua Bossolo dan Lembah Hijau Rumbia. Untuk wisata budaya, Kabupaten Jeneponto memiliki Festival A'Jarang (Pacuan Kuda), Jene-Jene Sappara, Festival Lontara Turatea, dan Sport Tourism event standar internasional, Kate Surving,” terangnya.
Baca juga: Desa Wisata Sungai Kupah Kembangkan Ekowisata MangroveSelain itu, Kabupaten Jeneponto harus fokus memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dengan berkontribusi memulihkan ekonomi Indonesia melalui keunggulan produk dan layanan.
“Seperti mengembangkan destinasi pilihan, memperkuat produk unggulan, meningkatkan layangan unggulan, berkelanjutan, dan pembangunan ekonomi. Salah satunya melalui desa wisata,” tuturnya.
(sof)