Global Islamic School 2 Gelar Pentas Seni GIS 2 FEST
Garry Talentedo Kesawa
Selasa, 15 Maret 2022 - 23:35 WIB
Penampilan dari musisi Kunto Adji di GIS 2 FEST. (Foto: Global Islamic School)
SMA Global Islamic School 2 sukses mengadakan pentas seni atau pensi bertajuk GIS 2 FEST yang merupakan acara offline pertama di Tangerang Selatan. GIS 2 FEST adalah sebuah event terbesar Global Islamic School 2 yang menampilkan pertunjukan minat dan bakat melalui perlombaan, pentas seni serta sebagai sosialisasi pelajar antar sekolah.
Event ini memiliki ciri khas tersendiri yang terdiri dari 4 pillar kekhasan GIS, yaitu keislaman, keglobalan, kepemimpinan dan akademik. Empat pillar tersebut tertuang dalam kegiatan berupa, Perlombaan dan Pertandingan, Talkshow, Edu-Fair, Bazaar dan Closing/Pentas Seni (pensi).
Baca Juga:Hadiri JAW 2022, Menperin Optimis Industri Otomotif Bangkitkan Ekonomi RI
"Senang melihat... begitu banyak dari Anda di sini. Terima kasih telah berada di sini bersama kami hari ini. Kami semua di sini sangat merindukan euforia ini, sangat merindukan energi ini, pencahayaan yang indah, suara yang energik, kru, kehadiran, dan semua yang ada di sini," ucap Fikri Abdilah selaku perwakilan panitia acara.
Rangkaian GIS 2 FEST 2022 dibuka pada tanggal 19 Februari 2022 dengan sambutan dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan sebagai founder Indonesia Mengajar. Kemudian dilanjutkan Webinar Pendidikan Nasional dengan keynote speakers dari Bapak Ir.Totok Suprayitno yang merupakan Analis Kebijakan Ahli Utama Direktorat SMA, Kemendikbudristek dan Bapak Dr. Khamim, M.Pd. dari Kemenko PMK.
Webinar yang dihadiri 500 peserta dari jumlah pendaftar mencapai 942 orang ini menghadirkan para pembicara muda hebat. Mulai dari Indah Shafira, dr. Gamal Albinsaid dan Risa Santoso. Adapun webinar tahun ini mengambil tema "Youth as Agents of Changes" dengan fokus pada pengembangan pendidikan yang dipelopori oleh generasi muda Indonesia. Berbeda dengan tahun sebelumnya, webinar GIS2Fest 2022 ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Opening GIS2Fest 2022.
Selain itu, berbagai kompetisi dan perlombaan dalam rangkaian acara GIS2Fest 2022 berhasil menjaring peserta dari berbagai daerah dengan total peserta keseluruhan berjumlah 172 peserta. Sebaran peserta dalam kompetisi yang diadakan tahun ini mencakup wilayah Jabodetabek, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan DIY.
Event ini memiliki ciri khas tersendiri yang terdiri dari 4 pillar kekhasan GIS, yaitu keislaman, keglobalan, kepemimpinan dan akademik. Empat pillar tersebut tertuang dalam kegiatan berupa, Perlombaan dan Pertandingan, Talkshow, Edu-Fair, Bazaar dan Closing/Pentas Seni (pensi).
Baca Juga:Hadiri JAW 2022, Menperin Optimis Industri Otomotif Bangkitkan Ekonomi RI
"Senang melihat... begitu banyak dari Anda di sini. Terima kasih telah berada di sini bersama kami hari ini. Kami semua di sini sangat merindukan euforia ini, sangat merindukan energi ini, pencahayaan yang indah, suara yang energik, kru, kehadiran, dan semua yang ada di sini," ucap Fikri Abdilah selaku perwakilan panitia acara.
Rangkaian GIS 2 FEST 2022 dibuka pada tanggal 19 Februari 2022 dengan sambutan dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan sebagai founder Indonesia Mengajar. Kemudian dilanjutkan Webinar Pendidikan Nasional dengan keynote speakers dari Bapak Ir.Totok Suprayitno yang merupakan Analis Kebijakan Ahli Utama Direktorat SMA, Kemendikbudristek dan Bapak Dr. Khamim, M.Pd. dari Kemenko PMK.
Webinar yang dihadiri 500 peserta dari jumlah pendaftar mencapai 942 orang ini menghadirkan para pembicara muda hebat. Mulai dari Indah Shafira, dr. Gamal Albinsaid dan Risa Santoso. Adapun webinar tahun ini mengambil tema "Youth as Agents of Changes" dengan fokus pada pengembangan pendidikan yang dipelopori oleh generasi muda Indonesia. Berbeda dengan tahun sebelumnya, webinar GIS2Fest 2022 ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Opening GIS2Fest 2022.
Selain itu, berbagai kompetisi dan perlombaan dalam rangkaian acara GIS2Fest 2022 berhasil menjaring peserta dari berbagai daerah dengan total peserta keseluruhan berjumlah 172 peserta. Sebaran peserta dalam kompetisi yang diadakan tahun ini mencakup wilayah Jabodetabek, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan DIY.