Kenali 5 Penyebab Anak GTM dan Kiat Mengatasinya
Fifiyanti Abdurahman
Kamis, 17 Maret 2022 - 18:48 WIB
Ilustrasi seorang anak yang menolak suapan ibunya. Foto: LANGIT7/iStock
Gerakan tutup mulut atau GTM umumnya dilakukan bayi saat memasuki tahap makanan pendamping asi (MPASI). Sering kali orang tua mencari berbagai cara agar anak mau makan dan menghentikan GTM.
Spesialis Anak dr Kurniawan Satria Denta, M.Sc, Sp.A mengatakan, mengatasi GTM tidak bisa dilakukan sembarangan karena harus melihat kondisi sang anak terlebih dahulu.
"Jadi pendekatan untuk mengatasi GTM ini bukanlah dengan langsung bertanya solusinya apa. Tapi untuk mengatasi GTM kita harus tahu dulu penyebab utamanya apa. Jika penyebabnya sudah diketahui, Insya Allah langkah-langkah selanjutnya bisa diambil dengan baik," ujar dr Denta kepada Langit7, Kamis (17/3/2022).
Baca juga: Pentingnya Orang Tua Mendongeng Untuk Tumbuh Kembang Anak
Menurut dr Denta, ada lima penyebab yang kerap terjadi pada anak yang tiba-tiba GTM, diantaranya:
"Bayi atau balita harus kita biasakan untuk bisa mengenali rasa lapar dan rasa kenyang. Caranya biar mereka terbiasa gimana, ya dengan feeding rules," ungkapnya.
Spesialis Anak dr Kurniawan Satria Denta, M.Sc, Sp.A mengatakan, mengatasi GTM tidak bisa dilakukan sembarangan karena harus melihat kondisi sang anak terlebih dahulu.
"Jadi pendekatan untuk mengatasi GTM ini bukanlah dengan langsung bertanya solusinya apa. Tapi untuk mengatasi GTM kita harus tahu dulu penyebab utamanya apa. Jika penyebabnya sudah diketahui, Insya Allah langkah-langkah selanjutnya bisa diambil dengan baik," ujar dr Denta kepada Langit7, Kamis (17/3/2022).
Baca juga: Pentingnya Orang Tua Mendongeng Untuk Tumbuh Kembang Anak
Menurut dr Denta, ada lima penyebab yang kerap terjadi pada anak yang tiba-tiba GTM, diantaranya:
1. Anak tidak lapar
Mungkin terasa konyol alasannya, ujar dr Denta, tapi bagidokter yang sering secara in depth menganalisa kebiasaan orang tua memberikan makan ke anak, ternyata masih banyak yang memberikan anak makan ketika kondisinya masih kenyang. Makanya, sangat wajar jika anak menolak makan."Bayi atau balita harus kita biasakan untuk bisa mengenali rasa lapar dan rasa kenyang. Caranya biar mereka terbiasa gimana, ya dengan feeding rules," ungkapnya.