Terobos Genangan Air dan Banjir, Waspada Mobil Kena Water Hammer
Ummu hani
Jum'at, 18 Maret 2022 - 10:43 WIB
Ilustrasi mobil menerjang banjir. Foto: iStock
Beberapa wilayah Indonesia terus diguyur hujan lebat sejak awal 2022 sehingga menyebabkan genangan air bahkan banjir. Kondisi ini tentu menyulitkan aktivitas harian masyarakat. Dalam kondisi hujan, bepergian memakai mobil pribadi dianggap lebih nyaman dibandingkan menggunakan sepeda motor atau transportasi umum. Sebab, tak perlu merasakan terpaan air hujan secara langsung.
Padahal, mengemudi mobil ketika hujan atau saat melibas genangan air juga memiliki potensi bahaya yang besar. Jika genangan tak terlalu tinggi, ada risiko aquaplanning. Namun ketika nekat menerbos banjir, maka kendaraan bisa mengalami water hammer.
Baca juga: Cegah Aquaplaning, Begini Tips Berkendara saat Musim Hujan
Lantas apa itu water hammer?
Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia, Sony Susmana mengatakan water hammer adalah kondisi saat terhisapnya air ke dalam ruang mesin mobil usai melewati genangan air atau banjir.
“Saat mobil terkena water hammer, tentu berisiko membuat kerusakan besar, bahkan bukan mustahil membuat blok mesin pecah,” ujarnya dalam keterangan resmi yang Langit7 terima, Jumat (18/3/2022).
Padahal, mengemudi mobil ketika hujan atau saat melibas genangan air juga memiliki potensi bahaya yang besar. Jika genangan tak terlalu tinggi, ada risiko aquaplanning. Namun ketika nekat menerbos banjir, maka kendaraan bisa mengalami water hammer.
Baca juga: Cegah Aquaplaning, Begini Tips Berkendara saat Musim Hujan
Lantas apa itu water hammer?
Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia, Sony Susmana mengatakan water hammer adalah kondisi saat terhisapnya air ke dalam ruang mesin mobil usai melewati genangan air atau banjir.
“Saat mobil terkena water hammer, tentu berisiko membuat kerusakan besar, bahkan bukan mustahil membuat blok mesin pecah,” ujarnya dalam keterangan resmi yang Langit7 terima, Jumat (18/3/2022).