Kelembagaan Desa jadi Kategori Penilaian Baru ADWI 2022
Hasanah syakim
Jum'at, 18 Maret 2022 - 20:15 WIB
Danau Maninjau (foto: LANGIT7.ID/ iStock)
Kelembagaan desa menjadi kategori penilaian baru dalam ajang Anugerah Desa Wisata (ADWI) 2022.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan kategori ini bertujuan untuk menunjukan kolaborasi antara masyarakat dalam upaya mengembangkan potensi desa di wilayah masing-masing.
"Program unggulan ADWI 2022 Kemenparekraf berupaya mengembangkan potensi desa di wilayah masing-masing, sehingga diharapkan mampu memberikan nilai tambah dan menciptakan peluang usaha serta lapangan kerja," Ujar Sandiaga dalam keterangan pers dikutip Jum'at (18/3/2022).
Baca juga:Kemenparekraf Dorong Event Wisata Olahraga untuk Bangkitkan Sektor Pariwisata
Menurut Sandiaga, kelembagaan desa menjadi poin penting dalam penilaian ADWI 2022 pasalnya masyarakat desa yang sadar wisata, kreatif, inovatif, dan kolaborasi akan menjadi ujung tombak dari pengembangan desa wisata tersebut.
"Kelembagaan desa juga sesuai dengan konsep community based tourism (pariwisata berbasis masyarakat). Dimana konsep ini mengedepankan masyarakat sebagai pelaku utama dalam pengembangan pariwisata desa secara berkelanjutan," ujarnya.
Sandiaga optimis dengan memperkuat kolaborasi melalui kelembagaan desa, di tahun ini akan menjadi tahun kebangkitan ekonomi Indonesia.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan kategori ini bertujuan untuk menunjukan kolaborasi antara masyarakat dalam upaya mengembangkan potensi desa di wilayah masing-masing.
"Program unggulan ADWI 2022 Kemenparekraf berupaya mengembangkan potensi desa di wilayah masing-masing, sehingga diharapkan mampu memberikan nilai tambah dan menciptakan peluang usaha serta lapangan kerja," Ujar Sandiaga dalam keterangan pers dikutip Jum'at (18/3/2022).
Baca juga:Kemenparekraf Dorong Event Wisata Olahraga untuk Bangkitkan Sektor Pariwisata
Menurut Sandiaga, kelembagaan desa menjadi poin penting dalam penilaian ADWI 2022 pasalnya masyarakat desa yang sadar wisata, kreatif, inovatif, dan kolaborasi akan menjadi ujung tombak dari pengembangan desa wisata tersebut.
"Kelembagaan desa juga sesuai dengan konsep community based tourism (pariwisata berbasis masyarakat). Dimana konsep ini mengedepankan masyarakat sebagai pelaku utama dalam pengembangan pariwisata desa secara berkelanjutan," ujarnya.
Sandiaga optimis dengan memperkuat kolaborasi melalui kelembagaan desa, di tahun ini akan menjadi tahun kebangkitan ekonomi Indonesia.