home edukasi & pesantren

Shalawat Asyghil, Biasa Dilantunkan Saat-Saat Genting

Rabu, 28 Juli 2021 - 14:34 WIB
ilustrasi (foto: LANGIT7.ID/ iStock)
Shalawat Asyghil sangat akrab di kalangan Nahdliyin. Shalawat ini sering dikumandangkan di masjid, mushalla di antara adzan dan iqomat untuk menunggu jamaah dan kehadiran imam shalat.

Shalawat ini merupakan salah satu dzikir utama yang dikumandangkan secara berjamaah ketika melakukan istighasah. Berawasilah kepada Nabi Muhammad agar Allah menyelematkan umat Islam dari segala bentuk kezaliman.

"Allahumma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammad,

wa asyghilizh-zhalimiin bizh-zhalimiin,

wa akhrijnaa mim-bainihim saalimiin,

wa ‘alaa aalihi wa shahbihi ajma’iin."

Syahdan, shalawat asyghil ditulis oleh Ja’far bin Muhammad bin Ali Zainal Abidin bin Husain bin Ali bin Abi Thalib Al Murtadho suami Fatimah Az Zahra putri Rasulullah, atau yang dikenal dengan Imam Ja’far As Shadiq. Ia menulis dan membaca shalawat ini karena konflik sosial politik yang muncul dalam kontestasi kepemimpinan di akhir kekuasaan Dinasti Bani Umayyah.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
shalawat shalawat asyghil
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya