Patahkan Mitos, 4 Pemuda Ini Datangi Tempat-Tempat Angker saat Tengah Malam
Mahmuda attar hussein
Selasa, 22 Maret 2022 - 15:45 WIB
Explore tempat angker tim Ruang Tamu Malam. (Foto: Istimewa)
Masyarakat Indonesia kerap kali menggaungkan suatu bangunan tua atau gedung terbengkalai sebagai tempat horor. Namun semua itu dianggap mitos oleh 4 sekawan ini.
Para pemuda yang bermarkas di Bekasi ini membuat channel YouTube bernama Ruang Tamu Malam. Mereka hobi mendatangi tempat-tempat angker tersebut untuk membantah mitos-mitos yang beredar.
Perwakilan Ruang Tamu Malam, Rai Mardiansyah mengatakan, ada beberapa tempat yang sudah mereka eksplore, di antaranya Gedung Biru Kalimalang, kompleks mati di belakang Lapas Bekasi dan bangunan terbengkalai Islamic Center Tambun.
Baca Juga: Sejarah Rumah Belanda Jejalen, Tempat Wisata yang Kini Dijual
"Kami juga sudah ke Rumah Belanda di Jejalen. Belum lagi kuburan Pereng di Duren Jaya. Semua itu masuk daftar tempat-tempat angker di Bekasi. Tapi alhamdulillah, kami enggak ketemu apa-apa," kata Rai kepada Langit7, Selasa (22/3/2022).
Menurut dia, masyarakat Indonesia memang suka dengan klenik dan unsur-unsur mistis. Namun bukan berarti bisa dengan mudah membuat label suatu tempat tersebut angker.
Dia mengaku, mulai mengeksplore tempat-tempat angker bersama rekan-rekannya mulai Januari 2022 lalu. Motifnya hanya untuk mematahkan mitos dan mengedukasi warga berpikir lebih rasional.
Para pemuda yang bermarkas di Bekasi ini membuat channel YouTube bernama Ruang Tamu Malam. Mereka hobi mendatangi tempat-tempat angker tersebut untuk membantah mitos-mitos yang beredar.
Perwakilan Ruang Tamu Malam, Rai Mardiansyah mengatakan, ada beberapa tempat yang sudah mereka eksplore, di antaranya Gedung Biru Kalimalang, kompleks mati di belakang Lapas Bekasi dan bangunan terbengkalai Islamic Center Tambun.
Baca Juga: Sejarah Rumah Belanda Jejalen, Tempat Wisata yang Kini Dijual
"Kami juga sudah ke Rumah Belanda di Jejalen. Belum lagi kuburan Pereng di Duren Jaya. Semua itu masuk daftar tempat-tempat angker di Bekasi. Tapi alhamdulillah, kami enggak ketemu apa-apa," kata Rai kepada Langit7, Selasa (22/3/2022).
Menurut dia, masyarakat Indonesia memang suka dengan klenik dan unsur-unsur mistis. Namun bukan berarti bisa dengan mudah membuat label suatu tempat tersebut angker.
Dia mengaku, mulai mengeksplore tempat-tempat angker bersama rekan-rekannya mulai Januari 2022 lalu. Motifnya hanya untuk mematahkan mitos dan mengedukasi warga berpikir lebih rasional.