Penting, Jasa Arsitek untuk Mendesain Rumah Sesuai Karakter Pemilik
Dwitisya Rizky Desindatika
Rabu, 28 Juli 2021 - 17:29 WIB
Ilustrasi tahap sketsa desain arsitektur rumah tinggal Foto: Langit7.id/Istock
Rumah adalah tempat membangun keluarga sekaligus tempat beristirahat dari segala rutinitas harian. Maka penting menciptakan kenyamanan pada rumah.
Rumah idaman tidak hanya sekedar luas atau mewah dan megah, tapi mesti dirancang sesuai kebutuhan. Lain pemilik, lain pula kebutuhan ruang dan luas rumah. Tempat tinggal harus memiliki ikatan erat dengan penghuninya dalam waktu yang lama.
Andika Saputra, Dosen Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta, mengatakan sebelum membuat desain rumah, ada yang disebut fase program ruang untuk menentukan “siapa” pemilik rumah, dan kebutuhan seperti apa yang akan dihadirkan pada rumah.
Jenis-jenis rumah yang dibangun developer, menurut Andika memiliki kekurangan karena desainnya hanya meniru model yang sudah ada, sehingga penghuninya harus menyesuaikan penataan dengan kondisi rumah.
“Contoh, ibu pemilik rumah memiliki kelemahan dalam mobilisasi karena lututnya lemah, itu (desain) rumahnya beda nanti. Sehingga kita tentukan dulu siapa penghuninya, berapa anggota keluarga intinya, karakter dan kebutuhan penghuninya,” katanya.
Setelah memastikan karakter penghuni, kemudian bisa tentukan, ruang apa saja yang dibutuhkan, berapa luasan ruangannya dan perabotan apa saja yang diperlukan untuk fasilitas ruangnya.
Karena faktor ini, Andika juga menyebutkan pentingnya jasa arsitek dalam pembangunan rumah, agar rancangan bisa ditetapkan berdasarkan ukuran dan fungsi yang akurat.
Rumah idaman tidak hanya sekedar luas atau mewah dan megah, tapi mesti dirancang sesuai kebutuhan. Lain pemilik, lain pula kebutuhan ruang dan luas rumah. Tempat tinggal harus memiliki ikatan erat dengan penghuninya dalam waktu yang lama.
Andika Saputra, Dosen Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta, mengatakan sebelum membuat desain rumah, ada yang disebut fase program ruang untuk menentukan “siapa” pemilik rumah, dan kebutuhan seperti apa yang akan dihadirkan pada rumah.
Jenis-jenis rumah yang dibangun developer, menurut Andika memiliki kekurangan karena desainnya hanya meniru model yang sudah ada, sehingga penghuninya harus menyesuaikan penataan dengan kondisi rumah.
“Contoh, ibu pemilik rumah memiliki kelemahan dalam mobilisasi karena lututnya lemah, itu (desain) rumahnya beda nanti. Sehingga kita tentukan dulu siapa penghuninya, berapa anggota keluarga intinya, karakter dan kebutuhan penghuninya,” katanya.
Setelah memastikan karakter penghuni, kemudian bisa tentukan, ruang apa saja yang dibutuhkan, berapa luasan ruangannya dan perabotan apa saja yang diperlukan untuk fasilitas ruangnya.
Karena faktor ini, Andika juga menyebutkan pentingnya jasa arsitek dalam pembangunan rumah, agar rancangan bisa ditetapkan berdasarkan ukuran dan fungsi yang akurat.