Hafiz Qur’an Miliki Kesempatan Besar Jadi Anggota TNI-Polri
Fajar adhitya
Selasa, 29 Maret 2022 - 06:30 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Para penghafal Al-Qur’an memiliki potensi besar menjadi anggota TNI atau Polri. Hafiz juga bisa mendapat beasiswa untuk masuk ke perguruan tinggi yang diidamkannya.
Hal itu merupakan bentuk apresiasi dari negara kepada para santri, untuk berkarier sesuai kompetensinyamelalui jalur penghafal Al-Qur'an. Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Batang Wihaji saat membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-XXIX, di Pendapa Kabupaten Batang, Ahad (27/3/2022).
Bupati Batan, Wihaji menegaskan, selain dakwah, generasi Qur'an pun berpotensi menjadi generasi yang memiliki masa depan yang cerah. Negara memberikan ruang kepada para generasi qurani untuk menunjukkan bakat dan potensinya.
Baca Juga:Menyiapkan dan Mengelola Pesantren Kilat Ramadhan di Masa Pandemi
“Sekarang zamannya luar biasa, negara mengapresiasi para hafiz Qur'an dengan memberikan beasiswa ke kampus-kampus ternama seperti Universitas Indonesia (UI), Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Diponegoro (Undip), bahkan jajaran Kepolisian dan TNI pun merekrut para santri untuk menjadi anggotanya,” jelasnya.
Kepala Kantor Kemenag Batang, Muhammad Aqsho mengatakan, kesempatan yang diberikan pemerintah kepada para hafiz Qur'an untuk memperoleh beasiswa ke universitas yang diharapkan maupun bergabung menjadi anggota TNI/Polri, menjadi penyemangat agar berprestasi.
Mereka yang berkemampuan menghafal Al-Qur'an mulai lima juz bahkan 30 juz, itu ada prioritas masuk ke perguruan tinggi yang diinginkan. Di Kabupaten Batang sudah ada 10 hafiz Qur'an yang mendaftar sebagai anggota TNI atau Polri.
Hal itu merupakan bentuk apresiasi dari negara kepada para santri, untuk berkarier sesuai kompetensinyamelalui jalur penghafal Al-Qur'an. Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Batang Wihaji saat membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-XXIX, di Pendapa Kabupaten Batang, Ahad (27/3/2022).
Bupati Batan, Wihaji menegaskan, selain dakwah, generasi Qur'an pun berpotensi menjadi generasi yang memiliki masa depan yang cerah. Negara memberikan ruang kepada para generasi qurani untuk menunjukkan bakat dan potensinya.
Baca Juga:Menyiapkan dan Mengelola Pesantren Kilat Ramadhan di Masa Pandemi
“Sekarang zamannya luar biasa, negara mengapresiasi para hafiz Qur'an dengan memberikan beasiswa ke kampus-kampus ternama seperti Universitas Indonesia (UI), Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Diponegoro (Undip), bahkan jajaran Kepolisian dan TNI pun merekrut para santri untuk menjadi anggotanya,” jelasnya.
Kepala Kantor Kemenag Batang, Muhammad Aqsho mengatakan, kesempatan yang diberikan pemerintah kepada para hafiz Qur'an untuk memperoleh beasiswa ke universitas yang diharapkan maupun bergabung menjadi anggota TNI/Polri, menjadi penyemangat agar berprestasi.
Mereka yang berkemampuan menghafal Al-Qur'an mulai lima juz bahkan 30 juz, itu ada prioritas masuk ke perguruan tinggi yang diinginkan. Di Kabupaten Batang sudah ada 10 hafiz Qur'an yang mendaftar sebagai anggota TNI atau Polri.