Rakornas PD Pontren Kemenag Bahas Dana Abadi dan Beasiswa Santri
Fajar adhitya
Selasa, 29 Maret 2022 - 15:15 WIB
Ilustrasi pondok pesantren. (Foto: Istimewa).
Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Kota Surakarta, Jawa Tengah, 28–30 Maret 2021. Rakornas mengagendakan pembahasan sejumlah isu strategis.
Pembahasan Rakornas antara lain terkait peningkatan layanan pasca-terbitnya Undang-Undang Nomor 18 tahun 2019 tentang Pesantren, dan beasiswa santri. Direktur PD Pontren Waryono Abdul Ghafur mengatakan, Rakornas digelar untuk mempertajam program prioritas agar terkoordinasi dengan baik dari hulu sampai hilir.
"Kalau hulunya bagus, maka hilirnya juga akan bagus. Ini sekaligus upaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya kalangan pesantren," ujar Waryono di hadapan para Kepala Bidang Pondok Pesantren Kanwil Kemenag dari seluruh provinsi di Indonesia di Surakarta, Selasa (29/3/2022).
Baca Juga:PUPR Bangun 7 Rusun di Sumut, Salah Satunya Ponpes Tahfiz Baitusy Syakirin
Waryono menyebutkan, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjadikan tahun 2022 sebagai momentum melakukan transformasi layanan kepada umat, termasuk masyarakat pesantren. Bahkan, Menag menjadikan Kemandirian Pesantren sebagai salah satu program prioritas.
“Bagaimana langkah strategis mewujudkan Kemandirian Pesantren, akan kita bahas bersama dalam Rakornas ini. Termasuk juga bahasan tentang dana abadi pesantren, pendidikan inklusi, pendidikan anti kekerasan, dan beasiswa santri,” jelas Waryono.
Selain itu, Rakornas juga akan membahas langkah strategis Direktorat PD Pontren dalam penguatan moderasi beragama. Termasuk membahas persiapan Pekan Olahraga dan Seni antar Pondok Pesantren Tingkat Nasional (Pospenas) di Makassar pada Oktober 2022.
Pembahasan Rakornas antara lain terkait peningkatan layanan pasca-terbitnya Undang-Undang Nomor 18 tahun 2019 tentang Pesantren, dan beasiswa santri. Direktur PD Pontren Waryono Abdul Ghafur mengatakan, Rakornas digelar untuk mempertajam program prioritas agar terkoordinasi dengan baik dari hulu sampai hilir.
"Kalau hulunya bagus, maka hilirnya juga akan bagus. Ini sekaligus upaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya kalangan pesantren," ujar Waryono di hadapan para Kepala Bidang Pondok Pesantren Kanwil Kemenag dari seluruh provinsi di Indonesia di Surakarta, Selasa (29/3/2022).
Baca Juga:PUPR Bangun 7 Rusun di Sumut, Salah Satunya Ponpes Tahfiz Baitusy Syakirin
Waryono menyebutkan, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjadikan tahun 2022 sebagai momentum melakukan transformasi layanan kepada umat, termasuk masyarakat pesantren. Bahkan, Menag menjadikan Kemandirian Pesantren sebagai salah satu program prioritas.
“Bagaimana langkah strategis mewujudkan Kemandirian Pesantren, akan kita bahas bersama dalam Rakornas ini. Termasuk juga bahasan tentang dana abadi pesantren, pendidikan inklusi, pendidikan anti kekerasan, dan beasiswa santri,” jelas Waryono.
Selain itu, Rakornas juga akan membahas langkah strategis Direktorat PD Pontren dalam penguatan moderasi beragama. Termasuk membahas persiapan Pekan Olahraga dan Seni antar Pondok Pesantren Tingkat Nasional (Pospenas) di Makassar pada Oktober 2022.