Uu Apresiasi Program Smartren Ramadhan untuk Generasi Milenial
Redaksi
Rabu, 30 Maret 2022 - 09:05 WIB
Video Klip Lagu Kembalilah yang dibawakan ulang bersama Gontor Voice x Ifan Seventeen, Ifan Govinda, Natta Reza, Takaeda, Rizal Armada. Foto: Tangkap Layar Youtub @gontortv.
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengapresiasi Program Smartren Ramadhan Tahun 2022 sebagai inovasi yang dapat menambah semangat dan memotivasi generasi milenial untuk lebih memperdalam agama Islam.
Hal tersebut diungkapkan Uu secara virtual pada Rapat Persiapan Program Smartren Ramadhan Tahun 2022 di Rumah Singgah Wagub Jabar, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (29/3/2022) malam.
“Melalui Program ini saya berharap pada insan-insan pendidikan di Jawa Barat memahami isyarat pimpinan, yaitu untuk menciptakan Juara Lahir dan Batin,” kata Uu.
Baca Juga:Pesan Uu ke Remaja Masjid: Kalian Garda Terdepan dalam Pembaruan Islam
Dalam dunia pendidikan, tutur Uu, tak hanya mencerdaskan generasi dari sisi kurikulum, melainkan juga meningkatkan keimanan dan ketakwaan itu sama penting. Dunia pendidikan pun secara tidak langsung membentuk karakter dan moral siswa.
Uu menekankan, Smartren Ramadhan bukan hanya menjadi tanggung jawab guru agama, atau dinas pendidikan saja, melainkan juga merupakan tanggung jawab bersama yang bisa dikolaborasikan dengan MUI, Kementerian Agama, maupun IRMA.
“Harapan kami, Program ini juga bisa dikolaborasikan dengan Madrasah Aliyah. Jadi di bulan puasa ini ada agenda yang sama antara SMA dibawah naungan kita (Pemda Provinsi Jabar) dan Madrasah Aliyah dibawah naungan Kementerian Agama,” ujar Uu.
Hal tersebut diungkapkan Uu secara virtual pada Rapat Persiapan Program Smartren Ramadhan Tahun 2022 di Rumah Singgah Wagub Jabar, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (29/3/2022) malam.
“Melalui Program ini saya berharap pada insan-insan pendidikan di Jawa Barat memahami isyarat pimpinan, yaitu untuk menciptakan Juara Lahir dan Batin,” kata Uu.
Baca Juga:Pesan Uu ke Remaja Masjid: Kalian Garda Terdepan dalam Pembaruan Islam
Dalam dunia pendidikan, tutur Uu, tak hanya mencerdaskan generasi dari sisi kurikulum, melainkan juga meningkatkan keimanan dan ketakwaan itu sama penting. Dunia pendidikan pun secara tidak langsung membentuk karakter dan moral siswa.
Uu menekankan, Smartren Ramadhan bukan hanya menjadi tanggung jawab guru agama, atau dinas pendidikan saja, melainkan juga merupakan tanggung jawab bersama yang bisa dikolaborasikan dengan MUI, Kementerian Agama, maupun IRMA.
“Harapan kami, Program ini juga bisa dikolaborasikan dengan Madrasah Aliyah. Jadi di bulan puasa ini ada agenda yang sama antara SMA dibawah naungan kita (Pemda Provinsi Jabar) dan Madrasah Aliyah dibawah naungan Kementerian Agama,” ujar Uu.