Tiru Cara Rasulullah, Didik Anak dengan Canda dan Tawa
Fifiyanti Abdurahman
Jum'at, 01 April 2022 - 14:54 WIB
Ayah dan anak yang sedang menghabiskan waktu bersama. Foto: Langit7/iStock
Memiliki anak yang taat pada agama tentu merupakan kebanggaan tersendiri bagi orang tua. Makanya para orang tua berusaha mendidik mereka sejak dini agar ketika dewasa mereka bisa menjadi anak yang sesuai harapan.
Praktisi Kekokohan Keluarga dan Parenting Islami Ustadz Bendri Jaisyurrahman mengatakan sebagai orang tua tidak bisa mendidik anak secara sembarangan. Orang tua harus mendidik dengan menyesuaikan psikologi mereka.
"Hal yang kurang yang harus kita pelajari adalah kita mendidik anak tetapi tanpa memahami psikologi mereka. Kita biasanya mengasuh anak itu dengan hanya menggunakan metodologi yang mengikat hati," ujar Ustadz Bendri dalam acara bertajuk "Tips Didik Anak dengan Al Qur'an sejak Dini," Kamis (31/3/2022).
Baca juga: Teladani Rasulullah, Begini Cara Hentikan Anak Berkata Kasar
"Misal orang tua merasa bahwa menasehati anak itu merupakan satu-satunya cara mengasuh, padahal nasehat itu akan diterima dari orang-orang yang hatinya itu sudah terikat. Ingat anak Anda bukan santri yang sudah terlatih," lanjut dia.
Anak akan melihat siapa yang berbicara, jika orang tersebut menyenangkan maka mereka akan mendengarkannya. Namun, menurut Ustadz Bendri, masalah yang kerap terjadi pada orang tua adalah mereka ingin menasehati, tetapi lupa membangun hubungan.