home global news

PKS: Pemerintah Jangan Pakai Cara Biasa Hadapi Kenaikan Harga Bahan Pokok

Jum'at, 01 April 2022 - 17:35 WIB
Diskusi Dialektika Demokrasi: Ramadhan 2022 dan Kesiapan Bahan Pokok, di gedung DPR Senayan, Jakarta Pusat. (Foto: Langit7.id/Jaja)
Pemerintah diharapkan melakukan berbagai terobosan yang dapat mengontrol harga kebutuhan bahan pokok di pasaran. Hal itu menanggapi terkait naiknya harga-harga barang pokok menjelang Ramadhan.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Komisi VI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Nevi Zuairina mengatakan pemerintah jangan lagi memakai cara biasa untuk hadapi kenaikan harga jelang Ramadhan dan Idul Fitri. Menurutnnya, pemerintah sudah saatnya mencari cara yang ekstra ordinary untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:Badan Pangan: Stok dan Harga Sembako Selama Ramadhan Stabil

"Apalagi sekarang habis pandemi, masyarakat akan keluar rumah beramai-ramai karena sudah dua tahun tidak lebaran bersama keluarga, sehingga pemerintah harus menghadapi situasi ini dengan cara ekstra ordinary," kata Nevi Zuairina dalam "Diskusi Dialektika Demokrasi: Ramadhan 2022 dan Kesiapan Bahan Pokok, di gedung DPRRI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (31/3/2022).

Nevi menjelaskan pemerintah memiliki banyak lembaga untuk memastikan ketersediaan bahan pokok. Namun, Nevi merasa hal itu belum cukup dan perlu ada regulasi yang kuat untuk mengurai masalah bahan pangan.

"Persoalan klasik seperti kelangkaan harus segara diatasi sampai ke akar. Karena ketika barang langka maka harganya jadi mahal," ujarnya.

Baca Juga:Jelang Ramadhan dan Idul Fitri, Airlangga Pastikan Bahan Pokok Aman
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
pks ramadhan komisi vi dpr dpr ri bahan pokok
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya