LANGIT7.ID, Jakarta - Badan Pangan Nasional menyatakan ketersediaan sembilan bahan pokok (sembako) mencukupi kebutuhan selama Ramadhan dan Idul Fitri 1443 H. Stok dan harga dinyatakan aman serta relatif stabil berdasarkan perhitungan prognosis hingga akhir Mei 2022.
Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Badan Pangan Nasional, Andriko Noto Susanto merinci, untuk komoditas beras tercatat surplus 8,7 juta ton. Dia bilang, ini jumlah yang cukup aman untuk beras.
Kemudian, komoditas jagung surplus 3,2 juta. Sementara ketersediaan kedelai surplus 142.203 ton ditopang realisasi impor Januari-Februari 2022 sebesar 338.900 ton dan diharapkan ada penambahan pada Maret-Mei sebesar 774.574 ton.
Baca Juga: NU dan Muhammadiyah Bersatu, Gelar Operasi Pasar Minyak GorengStok bawang merah surplus 92.435 ton, bawang putih 104.966 ton. Cabai besar aman sampai Mei 2022 dengan surplus 27.957 ton dan cabai rawit surplus 40.383 ton.
“Kemudian daging sapi surplus 31.153 ton. Tapi itu juga nanti diharapkan dukungan dari rencana impor Maret–Mei sebesar 95.100 juga dapat terealisasi dengan baik,” ujar Andriko dalam dalam diskusi virtual “Persiapan Ibadah dan Pangan Jelang Ramadan”, Senin (28/3/2022)
Selanjutnya, daging ayam ras surplus 357.700 ton, telur ayam surplus 98.500 ton, minyak goreng juga posisinya sampai Mei diperkirakan masih ada surplus sekitar 663.493 ton. Serta gula konsumsi surplus 544.000 ton.
Baca Juga: OK OCE Luncurkan Program Sembako Murah Berbasis MasjidRealisasi impor gula konsumsi juga diharapkan dapat terealisasi sesuai rencana. Adapun rencana impor gula konsumsi pada Maret–Mei sejumlah 772.900 ton.
“Kita mencatat realisasi produksi dalam negeri hingga akhir Februari terpantau sesuai rencana, realisasi impor komoditas hingga akhir Februari perlu didorong realisasinya,” tuturnya.
Andriko menambahkan, harga sembilan kebutuhan pokok relatif stabil. Hanya saja, beberapa komoditas seperti kedelai dinilai cukup tinggi dari harga normal.
Catatan Badan Pangan, harga kedelai saat ini menyentuh Rp13.292 di mana biasanya hanya berkisar Rp10 ribu. “Kita harapkan stok kedelai yang ada di para importir itu bisa dikeluarkan dengan sesuai waktu yang dibutuhkan. Lain-lain semua terpantau aman, jadi kebutuhan mencukupi dan ini relatif aman,” tuturnya.
Baca Juga: Pemerintah Pastikan Ketersediaan Minyak Goreng Selama Ramadhan Aman(zhd)