PUPR Canangkan Pembangunan Rusun Terintegrasi untuk Milenial Perkotaan
Redaksi
Senin, 04 April 2022 - 15:39 WIB
Fatah mengatakan rusun menjadi salah satu solusi penyediaan perumahan di tengah meningkatnya jumlah penduduk dan keterbatasan lahan terutama di wilayah perkotaan. Foto: Humas PUPR.
Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus berupaya untuk menyediakan rumah sebagai kebutuhan pokok bagi masyarakat Indonesia melalui Program Satu Juta Rumah (PSR).
Salah satunya dengan terus mendorong pembangunan hunian vertikal sehingga para generasi milenial dapat memiliki hunian pertama yang sehat, berkualitas, nyaman dan dengan harga yang terjangkau melalui berbagai fasilitas pembiayaan dari pemerintah.
Kementerian PUPR mendorong pembangunan hunian vertikal sebagai bagian dari konsep Transit Oriented Development (TOD) yakni kawasan yang terintegrasi dengan simpul transportasi umum. Pembangunan hunian vertikal dilakukan secara terintegrasi dengan stasiun kereta.
Baca Juga:Genjot SDM Berkualitas, AHM Donasikan Ratusan Motor untuk Dunia Vokasi
Selanjutnya pembangunan hunian berkonsep TOD juga akan dilakukan pada kawasan terminal bus. Salah satunya Rusun Samesta Mahata Margonda yang terintegrasi dengan Stasiun Pondok Cina di mana dilintasi Kereta Rel Listrik (KRL) jurusan Bogor-Jakarta Kota.
“Pembangunan Rusun Samesta Mahata Margonda ini mendukung implementasi konsep TOD. Lokasinya yang berada di wilayah satelit Jakarta membuat harganya lebih terjangkau bagi kalangan milenial,” kata Sekretaris Jenderal PUPR Mohammad Zainal Fatah pada peluncuran Rusun Samesta Mahata Margonda, belum lama ini.
Fatah mengatakan rusun menjadi salah satu solusi penyediaan perumahan di tengah meningkatnya jumlah penduduk dan keterbatasan lahan terutama di wilayah perkotaan.
Salah satunya dengan terus mendorong pembangunan hunian vertikal sehingga para generasi milenial dapat memiliki hunian pertama yang sehat, berkualitas, nyaman dan dengan harga yang terjangkau melalui berbagai fasilitas pembiayaan dari pemerintah.
Kementerian PUPR mendorong pembangunan hunian vertikal sebagai bagian dari konsep Transit Oriented Development (TOD) yakni kawasan yang terintegrasi dengan simpul transportasi umum. Pembangunan hunian vertikal dilakukan secara terintegrasi dengan stasiun kereta.
Baca Juga:Genjot SDM Berkualitas, AHM Donasikan Ratusan Motor untuk Dunia Vokasi
Selanjutnya pembangunan hunian berkonsep TOD juga akan dilakukan pada kawasan terminal bus. Salah satunya Rusun Samesta Mahata Margonda yang terintegrasi dengan Stasiun Pondok Cina di mana dilintasi Kereta Rel Listrik (KRL) jurusan Bogor-Jakarta Kota.
“Pembangunan Rusun Samesta Mahata Margonda ini mendukung implementasi konsep TOD. Lokasinya yang berada di wilayah satelit Jakarta membuat harganya lebih terjangkau bagi kalangan milenial,” kata Sekretaris Jenderal PUPR Mohammad Zainal Fatah pada peluncuran Rusun Samesta Mahata Margonda, belum lama ini.
Fatah mengatakan rusun menjadi salah satu solusi penyediaan perumahan di tengah meningkatnya jumlah penduduk dan keterbatasan lahan terutama di wilayah perkotaan.