home edukasi & pesantren

Mahasiswa Unair Desain Metode Diagnosa dan Potensi Obat Covid-19

Kamis, 29 Juli 2021 - 19:00 WIB
ilustrasi Covid-19 di Indonesia (foto: langit7.id/istock)
Mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) mendesain alternatif metode pengobatan menggunakan teknologi rekayasa genetika CRISPR-Cas13 berbasis gold nano particle untuk mengobati Covid-19. CRISPR merupakan mekanisme pertahanan milik bakteri untuk melawan materi genetik asing seperti virus dan plasmid dengan cara memotong DNA asing tersebut.

Gagasan tersebut muncul dari keresahan Ilham Rahmanto, Ardelia Bertha Prastika, dan Salsabila Farah Rafidah yang merupakan mahasiswa Universitas Airlangga. Mulanya, mereka resah terhadap metode diagnosis Covid-19 yang masih banyak memiliki kelemahan.

“Hingga saat ini masih belum ada obat pasti untuk Covid-19. Program vaksinasi yang dijalankan pemerintah juga hanya bertujuan untuk mencegah dan ternyata teknologi CRISPR memiliki potensi sebagai pengobatan terbaru COVID-19,” kata Ketua Tim Penelitian, ilham, dikutip dari laman resmi Unair, Kamis (29/7/2021).

Berkat temuan tersebut, mereka berhasil meraih posisi runner up dalam International Essay Competition 2021 yang diadakan Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (FK UNS).

Ilham dan tim mendesain sebuah strip yang memanfaatkan teknologi rekayasa genetika CRISPR-Cas13 untuk mendeteksi virus SARS-CoV-2 hanya dalam waktu kurang dari satu jam. Strip yang dirancang itu memiliki spesifikasi yang tidak jauh berbeda dari RT-PCR sebagai gold standard-nya.

"Kami juga mendesain obat aerosol yang menggunakan teknologi rekayasa genetika CRISPR-Cas13 untuk mengobati COVID-19 langsung di sel epitel paru, dimana lokasi tersebut merupakan lokasi tersering SARS-CoV-2 berada,” kata Ilham.

Tentu agar pendeteksi Covid-19 bisa digunakan secara massal perlu penelitian dan pengembangan lebih lanjut. Begitu pula potensi obat aerosol yang mereka teliti dan temukan masih memerlukan penelitian dan uji klinis yang sangat panjang.
(jqf)
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
covid-19 kreativitas mahasiswa inovasi
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya