Sandiaga Jalin Kerjasama Pariwisata RI – Timor Leste
Hasanah syakim
Selasa, 05 April 2022 - 21:06 WIB
Sandiaga Salahuddin Uno bersama Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) Okto Dorinus Manik (foto: kemenparekraf)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, melakukan pembahasan mengenai tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) pariwisata RI – Timor Leste dalam pertemuannya bersama Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) Okto Dorinus Manik.
MoU tersebut akan ditindaklanjuti segera sebagai bagian dari rangkaian 20 tahun hubungan bilateral Indonesia dengan Timor Leste.
“Kerja sama dalam bentuk MoU Pariwisata ini akan mencakup joint promotion, pengembangan destinasi wisata, hingga peningkatan kapasitas dan kompetensi SDM,” ujar Sandiaga dalam keterangan persnya dikutip Selasa (5/4/2022).
Baca juga:Kemenparekraf Minta PHRI Tidak Naikkan Tarif Berlebihan
Sandiaga mengatakan selain MoU pihak Timor Leste berharap Indonesia dapat mempertimbangkan visa kunjungan di saat kedatangan (VoA) khususnya ke Bali dan Nusa Tenggara Timur untuk para wisatawan Timor Leste.
“Saya sangat paham betul, Bali menjadi lokasi yang strategis bagi wisatawan Timor Leste untuk transit ataupun berkegiatan lainnya. Dan untuk visa kunjungan Bali dan NTT mohon bersurat nanti kita angkat di rakor (rapat koordinasi) mingguan untuk kita tindak lanjuti,” kata Sandiaga.
Selain itu, pada penyelenggaraan di berbagai kegiatan atau event juga akan disinergikan seperti Festival Perbatasan, sehingga dapat mendongkrak kebangkitan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja yang lebih luas bagi kedua negara.
MoU tersebut akan ditindaklanjuti segera sebagai bagian dari rangkaian 20 tahun hubungan bilateral Indonesia dengan Timor Leste.
“Kerja sama dalam bentuk MoU Pariwisata ini akan mencakup joint promotion, pengembangan destinasi wisata, hingga peningkatan kapasitas dan kompetensi SDM,” ujar Sandiaga dalam keterangan persnya dikutip Selasa (5/4/2022).
Baca juga:Kemenparekraf Minta PHRI Tidak Naikkan Tarif Berlebihan
Sandiaga mengatakan selain MoU pihak Timor Leste berharap Indonesia dapat mempertimbangkan visa kunjungan di saat kedatangan (VoA) khususnya ke Bali dan Nusa Tenggara Timur untuk para wisatawan Timor Leste.
“Saya sangat paham betul, Bali menjadi lokasi yang strategis bagi wisatawan Timor Leste untuk transit ataupun berkegiatan lainnya. Dan untuk visa kunjungan Bali dan NTT mohon bersurat nanti kita angkat di rakor (rapat koordinasi) mingguan untuk kita tindak lanjuti,” kata Sandiaga.
Selain itu, pada penyelenggaraan di berbagai kegiatan atau event juga akan disinergikan seperti Festival Perbatasan, sehingga dapat mendongkrak kebangkitan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja yang lebih luas bagi kedua negara.