Murajaah dalam Shalat Tahajud, Hafalan Akan Lebih Kuat
Muhajirin
Rabu, 06 April 2022 - 04:52 WIB
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Memelihara hafalan lebih sulit daripada menghafal. Maka itu, murajaah merupakan suatu kewajiban bagi seorang penghafal Al-Qur’an. Murajaah sangat penting bagi seorang hafidz. Tanpa murajaah, dia akan kehilangan banyak hafalan.
Ustadz Berri El Makky mengatakan, waktu paling tepat untuk murajaah hafalan adalah saat shalat tahajud. Sebab, saat itu pikiran masih fresh setelah beristirahat semalaman. Hal tersebut sejalan dengan Surah Al-Muzammil ayat 6.
اِنَّ نَاشِئَةَ الَّيْلِ هِيَ اَشَدُّ وَطْـًٔا وَّاَقْوَمُ قِيْلًاۗ
“Sungguh, bangun malam itu lebih kuat (mengisi jiwa); dan (bacaan pada waktu itu) lebih berkesan.” (QS Al-Muzammil: 6)
Baca juga: Learn Quran Tajwid, Aplikasi Terbaik Belajar Membaca Al-Quran
“Hafalan akan membekas dalam hati, makanya hapalan orang yang murajaah pada waktu tahajud akan lebih membekas, lebih kuat. Membaca Al-Quran dalam tahajud itu tidak bisa dipisahkan. Maka, kalau penghafal mau hafalan yang kuat, maka bacalah hafalan di waktu tahajud, karena itu akan lebih membekas, melekat, akan lebih kuat hafalannya,” kata Ustadz Berri melalui akun Instagram-nya, Senin (4/4/2022).
Murajaah dalam shalat tahajud bisa dilakukan saat shalat sendirian atau menjadi imam. Setelah membaca surah Al-Fatihah, dilanjutkan dengan membaca surah dan ayat-ayat yang hendak dimurajaah.
Ustadz Berri El Makky mengatakan, waktu paling tepat untuk murajaah hafalan adalah saat shalat tahajud. Sebab, saat itu pikiran masih fresh setelah beristirahat semalaman. Hal tersebut sejalan dengan Surah Al-Muzammil ayat 6.
اِنَّ نَاشِئَةَ الَّيْلِ هِيَ اَشَدُّ وَطْـًٔا وَّاَقْوَمُ قِيْلًاۗ
“Sungguh, bangun malam itu lebih kuat (mengisi jiwa); dan (bacaan pada waktu itu) lebih berkesan.” (QS Al-Muzammil: 6)
Baca juga: Learn Quran Tajwid, Aplikasi Terbaik Belajar Membaca Al-Quran
“Hafalan akan membekas dalam hati, makanya hapalan orang yang murajaah pada waktu tahajud akan lebih membekas, lebih kuat. Membaca Al-Quran dalam tahajud itu tidak bisa dipisahkan. Maka, kalau penghafal mau hafalan yang kuat, maka bacalah hafalan di waktu tahajud, karena itu akan lebih membekas, melekat, akan lebih kuat hafalannya,” kata Ustadz Berri melalui akun Instagram-nya, Senin (4/4/2022).
Murajaah dalam shalat tahajud bisa dilakukan saat shalat sendirian atau menjadi imam. Setelah membaca surah Al-Fatihah, dilanjutkan dengan membaca surah dan ayat-ayat yang hendak dimurajaah.