home masjid

Islam di Jawa, 3 Masjid Ini Berdiri di Atas Reruntuhan Candi

Jum'at, 30 Juli 2021 - 01:20 WIB
Langgar Bubrah di Kudus jadi salah satu masjid di atas reruntuhan candi. (Foto: Istimewa/Fai Blinded).
Ada sejumlah masjid yang berdiri di atas reruntuhan candi. Bukan tanpa alasan, rumah ibadah tersebut dibangun karena ada percampuran budaya ketika Islam masuk ke tanah Jawa.

Strategi dakwah Islam para ulama saat itu mengakulturasi budaya lokal masyarakat Jawa. Ketika itu warga masih memeluk agama Hindu dan Budha, yang mana tempat sembahyangnya di berbentuk candi-candi.

Kerajaan Islam di nusantara juga berkontribusi besar terhadap penambahan jumlah warga bersyahadat. Selain melalui kebijakan, raja-raja berperan mengislamkan masyarakat Jawa dengan membangun masjid, termasuk yang berdiri di atas candi.

Berikut 3 masjid yang berdiri di atas reruntuhan candi setelah Islam masuk di Jawa:

1. Masjid Mantingan, Jepara

Masjid ini dibangun pada abad ke-16 era Kerajaan Kalinyamat, tepatnya 1481 Saka atau 1559 Masehi. Kompleks masjid seluas tujuh hektare. Terdapat bangunan shalat, kompleks makam kerajaan, serta museum.

Pada areal pemakaman ditemukan jejak-jejak artefak yang berasal dari masa Hindu yaitu batu-batu candi dan jaldawara, pancuran air pada candi atau situs petirtaan. Saat pemugaran pada 1978–1981, arkeolog menemukan empat potongan panel relief yang mengisahkan lakon Ramayana.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
masjid sejarah candi budaya
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya