Masjid Istiqlal Raih Sertifikat Green Building EDGE
Garry Talentedo Kesawa
Jum'at, 08 April 2022 - 22:35 WIB
Masjid Istiqlal Jakarta. (Foto: Istimewa)
Masjid Istiqlal Jakarta mendapatkan sertifikat final sistem Excellence in Design for Greater Efficiencies (EDGE) dari International Finance Corporation (IFC). Masjid yang direnovasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ini menjadi tempat ibadah pertama di dunia yang mendapatkan sertifikat pengakuan atas penerapan prinsip-prinsip bangunan hijau (green building) dalam rangka penghematan energi dan keberlanjutan lingkungan.
Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, Diana Kusumastuti mengatakan pelaksanaan renovasi Masjid Istiqlal seluas 109.547 m2 menerapkan prinsip bangunan gedung hijau. Renovasi dilakukan dengan menerapkan fitur penghematan dengan meningkatkan fungsi desain pasif hemat energi.
Baca Juga:Istiqlal Dinobatkan Sebagai Masjid Ramah Lingkungan Pertama di Dunia
"Hal ini telah didesain sejak Masjid Istiqlal berdiri melalui pemugaran eksterior dan interior bangunan, penggunaan sistem penghawaan (Air Conditioner) yang sangat hemat energi, penggunaan lampu hemat energi berbasis LED, penerapan smart building, serta pemasangan solar panel yang memberikan kontribusi 13% dari konsumsi listrik bangunan," kata Diana dalam keterangan tertulisnya, dikutip Jumat (8/4/2022).
Dalam proses renovasi, lanjut Diana, juga dilakukan upaya penghematan air dengan penggantian keran wudhu yang lebih hemat air. Selain itu, penggunaan WC dengan dual flush, keran washtafel dan urinal yang hemat air.
"Untuk penghematan material dilakukan dengan mempertahankan material sebagai bangunan cagar budaya pada fungsi struktur, interior, dan eksterior bangunan dengan mengaplikasikan teknologi terkini pada bangunan. Secara umum, Masjid Istiqlal ini dapat menghemat sebesar 476,22 ton karbondioksida per-tahun," ujar Diana.
Baca Juga:Istiqlal Masjid Ramah Lingkungan Pertama di Dunia
Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, Diana Kusumastuti mengatakan pelaksanaan renovasi Masjid Istiqlal seluas 109.547 m2 menerapkan prinsip bangunan gedung hijau. Renovasi dilakukan dengan menerapkan fitur penghematan dengan meningkatkan fungsi desain pasif hemat energi.
Baca Juga:Istiqlal Dinobatkan Sebagai Masjid Ramah Lingkungan Pertama di Dunia
"Hal ini telah didesain sejak Masjid Istiqlal berdiri melalui pemugaran eksterior dan interior bangunan, penggunaan sistem penghawaan (Air Conditioner) yang sangat hemat energi, penggunaan lampu hemat energi berbasis LED, penerapan smart building, serta pemasangan solar panel yang memberikan kontribusi 13% dari konsumsi listrik bangunan," kata Diana dalam keterangan tertulisnya, dikutip Jumat (8/4/2022).
Dalam proses renovasi, lanjut Diana, juga dilakukan upaya penghematan air dengan penggantian keran wudhu yang lebih hemat air. Selain itu, penggunaan WC dengan dual flush, keran washtafel dan urinal yang hemat air.
"Untuk penghematan material dilakukan dengan mempertahankan material sebagai bangunan cagar budaya pada fungsi struktur, interior, dan eksterior bangunan dengan mengaplikasikan teknologi terkini pada bangunan. Secara umum, Masjid Istiqlal ini dapat menghemat sebesar 476,22 ton karbondioksida per-tahun," ujar Diana.
Baca Juga:Istiqlal Masjid Ramah Lingkungan Pertama di Dunia