Rentang Waktu Puasa di Dunia: Chili 11 Jam, Islandia 18 Jam
Fifiyanti Abdurahman
Rabu, 13 April 2022 - 13:00 WIB
Ilustrasi jam yang menunjukkan waktu dunia
Puasa merupakan ibadah wajib bagi umat Muslim di dunia saat Ramadhan. Ibadah puasa dilaksanakan mulai dari terbitnya fajar hingga tenggelamnya matahari di mana rata-rata durasi puasa berkisar 13-14 jam.
Akan tetapi, ada beberapa negara yang memiliki durasi lebih cepat hingga lebih lama dari durasi rata-rata tersebut. Hal ini terjadi karena setiap negara mendapatkan porsi sinar matahari berbeda, sehingga membuat durasi puasa tiap negara pun berbeda satu sama lain.
Baca juga: Ramadhan di Norwegia: Durasi Puasa Lebih Lama dan Tantangan dalam Mendidik Anak
Melansir dari Al Jazeera, Rabu (13/4/2022), dikatakan waktu siang hari bervariasi dari satu negara dengan negara lain.
Muslim yang tinggal di negara-negara paling selatan di dunia seperti Chili atau Selandia Baru akan berpuasa rata-rata 11 hingga 12 jam. Sementara mereka yang tinggal di negara-negara utara seperti Islandia atau Greenland akan berpuasa selama 17+ jam.
Bagi Muslim yang tinggal di belahan bumi utara, tahun ini durasi berpuasanya lebih pendek. Dan waktunya akan terus berkurang hingga tahun 2031.
Setelah itu, jam puasa akan bertambah hingga titik balik matahari musim panas terpanjang di Utara. Sebaliknya, bagi umat Islam yang tinggal di selatan khatulistiwa, hal sebaliknya akan terjadi.
Akan tetapi, ada beberapa negara yang memiliki durasi lebih cepat hingga lebih lama dari durasi rata-rata tersebut. Hal ini terjadi karena setiap negara mendapatkan porsi sinar matahari berbeda, sehingga membuat durasi puasa tiap negara pun berbeda satu sama lain.
Baca juga: Ramadhan di Norwegia: Durasi Puasa Lebih Lama dan Tantangan dalam Mendidik Anak
Melansir dari Al Jazeera, Rabu (13/4/2022), dikatakan waktu siang hari bervariasi dari satu negara dengan negara lain.
Muslim yang tinggal di negara-negara paling selatan di dunia seperti Chili atau Selandia Baru akan berpuasa rata-rata 11 hingga 12 jam. Sementara mereka yang tinggal di negara-negara utara seperti Islandia atau Greenland akan berpuasa selama 17+ jam.
Bagi Muslim yang tinggal di belahan bumi utara, tahun ini durasi berpuasanya lebih pendek. Dan waktunya akan terus berkurang hingga tahun 2031.
Setelah itu, jam puasa akan bertambah hingga titik balik matahari musim panas terpanjang di Utara. Sebaliknya, bagi umat Islam yang tinggal di selatan khatulistiwa, hal sebaliknya akan terjadi.