home masjid

Bolehkah Shalat Wajib Dilaksanakan di Kendaraan? Ini Kata Ulama

Rabu, 13 April 2022 - 11:45 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Shalat dalam kendaraan sering menjadi pertanyaan kala musim mudik tiba. Shalat di atas kendaraan memang pernah dilakukan Rasulullah, tapi sebatas shalat sunnah.

Pemerintah memprediksi akan ada 85 juta pemudik pada lebaran Idul Fitri 2022. Seorang muslim yang telah menggapai kemenangan Ramadhan tentu tidak akan mengabaikan kewajiban shalat meski dalam perjalanan mudik.

Pada zaman modern, terdapat banyak berbagai tipe moda transportasi di darat, laut, dan udara. Pada masa Rasulullah, yang disebut kendaraan adalah hewan tunggangan seperti unta dan himar (keledai).

Baca Juga:Mudik Lebaran akan Tiba, Ini Panduan Shalat di Kendaraan

Lalu bagaimana cara shalat di atas kendaraan? Hal pertama yang perlu dipahami mengenai bab shalat adalah syarat sah shalat dan rukun-rukun shalat, yakni menghadap kiblat, berwudhu, niat (tidak perlu dilafalkan), takbiratul ihram, berdiri, Al-Fatihah, ruku’ dengan tuma’ninah, i’tidal dengan tuma’ninah, sujud dengan tuma’ninah, duduk antara dua sujud dengan tuma’ninah, duduk tahiyat akhir, tasyahhud, shalawat, salam dan tertib.

عَنْ جَابِرٍ كَانَ رَسُول اللَّهِ يُصَلِّي عَلَى رَاحِلَتِهِ حَيْثُ تَوَجَّهَتْ فَإِذَا أَرَادَ الْفَرِيضَةَ نَزَل فَاسْتَقْبَل الْقِبْلَةَ

Artinya: Dari Jabir bin Abdillah radliyallâhu ‘anhu bahwa Rasulullah SAW shalat di atas kendaraannya menghadap kemana pun kendaraannya itu menghadap. Namun bila beliau hendak shalat fardhu, maka beliau turun dan shalat menghadap kiblat.” (HR. Bukhari).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
bulan ramadhan shalat wajib mudik lebaran 2022
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya