home global news

Ramadhan di Seluruh Dunia

Cara Puasa di Negara yang Mataharinya tidak Terbenam

Kamis, 14 April 2022 - 05:00 WIB
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Puasa dikerjakan dengan cara menahan lapar, haus, dan segala sesuatu yang membatalkan puasa mulai terbit fajar hingga matahari terbenam. Namun, bagaimana cara berpuasa di negara-negara yang mataharinya tidak terbenam?

Ramadhan bisa saja jatuh bertepatan dengan fenomena itu, karena bulan puasa dipatok berdasarkan perhitungan kalender lunar. Fenomena tersebut dikenal dengan nama midnight sun atau matahari tengah malam.

Bumi berbentuk bulat dan memiliki kemiringan aksis 23 derajat pada porosnya. Ini yang membuat sebagian wilayah di Bumi tidak memiliki malam. Dua wilayah kutub Bumi, yakni Kutub Utara dan Kutub Selatan misalnya.

Baca juga: Melatih Kesabaran Berpuasa 16-20 Jam di Swedia

Di sana, matahari hanya terbit dan terbenam sekali dalam setahun. Kutub Utara akan mengalami matahari terbit pada 22 Maret dan matahari tenggelam pada 21 September setiap tahun. Sebaiknya, Kutub Selatan akan mengalami matahari terbit pada 21 September dan matahari tenggelam 22 Maret.

Setidaknya, ada 5 negara yang mengalami fenomena itu, di antaranya Norwegia, Islandia, Swedia, Kanada, dan Alaska. Pada 2013 lalu, umat Islam di daerah itu berpuasa tanpa malam, karena Ramadhan kala itu jatuh pada akhir Mei sampai akhir Juli.

Ambil contoh di daerah Troms, sebuah kota yang terletak di jantung wilayah paling utara Norwegia, sekitar 350 km (215 mil) utara Lingkaran Arktik. Umat Islam di daerah tersebut pertama kali puasa di tengah fenomena midnight. Sebab, tahun-tahun sebelumnya belum banyak populasi muslim di daerah tersebut. Sehingga, masalah itu tidak terlalu dibicarakan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
ramadhan bulan ramadhan islam di eropa islam di mancanegara waktu berpuasa
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya