home global news

Jokowi Umumkan Keterisian Tempat Tidur RS di Pulau Jawa Menurun

Jum'at, 30 Juli 2021 - 14:54 WIB
Presiden RI Joko Widodo menemui pelaku usaha kecil menengah saat vaksinasi Covid-19 di pelataran Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara, Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (30/6/2021). Foto: Antara/BPMISetpres/Jjn/foc.
Keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di wilayah Pulau Jawa berangsur-angsur menurun. Sebagai contoh, keterisian kamar di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet dari sebelumnya 90 persen kini hanya 38 persen.

Hal tersebut disampaikan Presiden Ketujuh Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jumat (30/7/2021). Dia menambahkan, saat ini kasus Covid-19 varian Delta di Pulau Jawa mulai melandai. Hanya saja, kata dia, pergerakan kasus justru merangkak di luar Pulau Jawa.

"Tadi saya cek angka keterisian tempat tidur di angka 38 persen. Inilah memang varian delta penularannya sangat cepat sekali," kata Jokowi.

Jokowi pun menegaku, kebijakan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat merupakan keputusan yang sangat berat. Mengingat, kata dia, tidak ada jalan lain untuk menangani penyebaran varian Delta di Tanah Air.

"Selalu yang kita jalankan adalah sisi kesehatannya bisa kita tangani tapi sisi ekonominya pelan-pelan harus kita jalankan," ujarnya.

Menurutnya, Indonesia tidak bisa menerapkan kebijakan lockdown atau menutup total seluruh kegiatan untuk menekan penyebaran. Sebab, kata dia, banyak masyarakat kecil yang terdampak dengan adanya kebijakan tersebut.

"PPKM Darurat saja semi lockdown. Itu masih semi saja saya masuk kampung daerah semuanya menjerit minta untuk dibuka," ungkapnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
covid-19 covid-19 varian-delta ppkm jokowi wisma atlet
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya