Kenali Ciri Anak Hiperaktif, Begini Saran Dokter Spesialis
Mahmuda attar hussein
Senin, 18 April 2022 - 10:13 WIB
Ilustrasi anak hiperaktif. (Foto: Istimewa).
Orang tua harus bisa mengenali ciri anak hiperaktif. Salah satutanda keanehannya yakni anak tidak bisa diam dan selalu bergerak tanpa terkontrol.
Dokter Spesialis Anak dari Universitas Diponogoro (Undip), Tun Paksi Sareharto menjelaskan, anak hiperaktif memiliki keinginan untuk terus bergerak.
Parahnya, perilaku tersebut dapat membuatnya kesulitan menjalani aktivitas sehari-hari atau mengganggu interaksi dengan temannya.
"Kalau hiperaktif normal, anak masih bisa diam ketika dia diharuskan untuk diam. Tetapi kita juga harus tahu hiperaktif yang kelainan," kata Tun Paksi dikutip Senin (18/4/2022).
Baca Juga: Jangan Larang Anak-Anak Datang ke Masjid, Pahami Pesan Rasulullah
Dia mengatakan, tanda hiperaktif yang kelainan dapat dilihat, misalnya anak berjalan ke sana kemari sampai menabrak-nabrak. Lalu jahil berlebihan, tidak bisa diam dan bergerak berulang-ulang tanpa maksud.
Dia mengimbau bagi orang tua yang melihat anaknya tampak hiperaktif, agar segera memeriksakannya ke dokter anak, sehingga dapat diketahui apakah si anak hiperaktif normal atau tidak normal.
Dokter Spesialis Anak dari Universitas Diponogoro (Undip), Tun Paksi Sareharto menjelaskan, anak hiperaktif memiliki keinginan untuk terus bergerak.
Parahnya, perilaku tersebut dapat membuatnya kesulitan menjalani aktivitas sehari-hari atau mengganggu interaksi dengan temannya.
"Kalau hiperaktif normal, anak masih bisa diam ketika dia diharuskan untuk diam. Tetapi kita juga harus tahu hiperaktif yang kelainan," kata Tun Paksi dikutip Senin (18/4/2022).
Baca Juga: Jangan Larang Anak-Anak Datang ke Masjid, Pahami Pesan Rasulullah
Dia mengatakan, tanda hiperaktif yang kelainan dapat dilihat, misalnya anak berjalan ke sana kemari sampai menabrak-nabrak. Lalu jahil berlebihan, tidak bisa diam dan bergerak berulang-ulang tanpa maksud.
Dia mengimbau bagi orang tua yang melihat anaknya tampak hiperaktif, agar segera memeriksakannya ke dokter anak, sehingga dapat diketahui apakah si anak hiperaktif normal atau tidak normal.