Selama Pandemi, Bantuan Madrasah Negeri dari KSKK Kemenag Tetap Berjalan
Ahmad zuhdi
Jum'at, 30 Juli 2021 - 20:59 WIB
ilustrasi (foto: LANGIT7.ID/ iStock)
Kementerian Agama melakukan program digitalisasi madrasah sejak 2019, sebelum pandemi. Sejumlah program yang dilakukan antara lain merevisi petunjuk teknis (juknis) relaksasi pemanfaatan dana bantuan operasional sekolah (BOS) hingga bisa digunakan untuk menunjang sistem pembelajaran online.
Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah M Isom Yusqi menjelaskan, Sejak 2019, Kemenag juga memberikan bantuan pembangunan Madrasah Negeri melalui dana SBSN (Surat Berharga Sukuk Nasional). Salah satu pemanfaatan bantuan tersebut adalah untuk menunjang implementasi kelas digital.
"Sampai tahun ini, bantuan pembangunan madrasah negeri melalui SBSN masih berjalan," katanya di Jakarta, Jumat (30/7).
Selain itu, kata Isom upaya lainnya adalah memberikan bantuan pengadaan server dan Jaringan Komputer CBT (Computer Based-Test) untuk semua jenjang, baik itu Madrasah Aliyah, Tsanawiyah maupun Ibtidaiyyah. “Anggaran untuk bantuan ini memang tidak banyak, sangat terbatas. Tahun ini kuota penerima bantuan ini sebanyak 200 Madrasah Aliyah, 250 Madrasah Tsanawiyah, dan 100 Madrasah Ibtidaiyah,” tuturnya
Selama pandemi, Kemenag mengakselerasi digitalisasi madrasah melalui sejumlah program berikut:
Program buku digital madrasah.
Siswa dapat membaca dan mendownload buku secara gratis melalui laman: https://madrasah2.kemenag.go.id/buku/.
Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah M Isom Yusqi menjelaskan, Sejak 2019, Kemenag juga memberikan bantuan pembangunan Madrasah Negeri melalui dana SBSN (Surat Berharga Sukuk Nasional). Salah satu pemanfaatan bantuan tersebut adalah untuk menunjang implementasi kelas digital.
"Sampai tahun ini, bantuan pembangunan madrasah negeri melalui SBSN masih berjalan," katanya di Jakarta, Jumat (30/7).
Selain itu, kata Isom upaya lainnya adalah memberikan bantuan pengadaan server dan Jaringan Komputer CBT (Computer Based-Test) untuk semua jenjang, baik itu Madrasah Aliyah, Tsanawiyah maupun Ibtidaiyyah. “Anggaran untuk bantuan ini memang tidak banyak, sangat terbatas. Tahun ini kuota penerima bantuan ini sebanyak 200 Madrasah Aliyah, 250 Madrasah Tsanawiyah, dan 100 Madrasah Ibtidaiyah,” tuturnya
Selama pandemi, Kemenag mengakselerasi digitalisasi madrasah melalui sejumlah program berikut:
Program buku digital madrasah.
Siswa dapat membaca dan mendownload buku secara gratis melalui laman: https://madrasah2.kemenag.go.id/buku/.