Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG di Purwokerto Aman hingga Lebaran
Ummu hani
Kamis, 21 April 2022 - 13:00 WIB
SPBU Pertamina di Sleman Yogyakarta awal pembukaan pembatasan aktivitas selama pandemi COVID-19 di Yogyakarta, Oktober 2021 lalu. Foto: Langit7/iStock
Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) memastikan ketersediaan BBM dan LPG tetap terjaga selama Ramadhan dan Idul Fitri 1443 H, khususnya di wilayah Purwokerto, Cilacap dan sekitarnya.
Menurut data Pertamina, di wilayah Purwokerto, proyeksi peningkatan BBM jenis gasoline sebesar 20 persen, dari semula rata-rata harian normal 519 KL menjadi 624 KL. BBM gasoil diprediksi meningkat 1,6 persen dari semula rata-rata harian normal 211 KL menjadi 215 KL. Sementara konsumsi LPG diprediksi meningkat 3 persen dari semula rata-rata harian normal 177 MT menjadi 182 MT.
Baca juga: Pertamina Jamin Pasokan BBM & LPG di Solo Raya Aman hingga Lebaran
Lalu di wilayah Cilacap, proyeksi peningkatan BBM jenis gasoline sebesar 33 persen dari semula rata-rata harian normal 434 KL menjadi 576 KL. BBM jenis gasoil diprediksi meningkat 2,1 persen dari semula rata-rata harian sebesar 198 KL menjadi 202 KL. Konsumsi LPG diprediksi meningkat 9 persen dari semula rata-rata harian 176 MT menjadi 192 MT.
Sedangkan di wilayah Purbalingga, proyeksi peningkatan BBM jenis gasoline sebesar 12 persen dari semula rata-rata harian normal 240 KL menjadi 269 KL.
BBM jenis gasoil diprediksi meningkat 2,7 persen dari semula rata-rata harian sebesar 58 KL menjadi 60 KL. Sementara konsumsi LPG diprediksi meningkat 2 persen dari semula rata-rata harian 95 MT menjadi 97 MT.
Guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan selama mudik, Pertamina juga telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang mulai aktif bekerja pada tanggal 11 April hingga 10 Mei 2022.
Menurut data Pertamina, di wilayah Purwokerto, proyeksi peningkatan BBM jenis gasoline sebesar 20 persen, dari semula rata-rata harian normal 519 KL menjadi 624 KL. BBM gasoil diprediksi meningkat 1,6 persen dari semula rata-rata harian normal 211 KL menjadi 215 KL. Sementara konsumsi LPG diprediksi meningkat 3 persen dari semula rata-rata harian normal 177 MT menjadi 182 MT.
Baca juga: Pertamina Jamin Pasokan BBM & LPG di Solo Raya Aman hingga Lebaran
Lalu di wilayah Cilacap, proyeksi peningkatan BBM jenis gasoline sebesar 33 persen dari semula rata-rata harian normal 434 KL menjadi 576 KL. BBM jenis gasoil diprediksi meningkat 2,1 persen dari semula rata-rata harian sebesar 198 KL menjadi 202 KL. Konsumsi LPG diprediksi meningkat 9 persen dari semula rata-rata harian 176 MT menjadi 192 MT.
Sedangkan di wilayah Purbalingga, proyeksi peningkatan BBM jenis gasoline sebesar 12 persen dari semula rata-rata harian normal 240 KL menjadi 269 KL.
BBM jenis gasoil diprediksi meningkat 2,7 persen dari semula rata-rata harian sebesar 58 KL menjadi 60 KL. Sementara konsumsi LPG diprediksi meningkat 2 persen dari semula rata-rata harian 95 MT menjadi 97 MT.
Guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan selama mudik, Pertamina juga telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang mulai aktif bekerja pada tanggal 11 April hingga 10 Mei 2022.