LANGIT7.ID, Surakarta - PT
Pertamina Patra Niaga Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) terus mempersiapkan dan mengoptimalkan ketersediaan BBM dan LPG tetap terjaga selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) 1443 Hijriah. Dalam hal ini, Pertamina menjamin keamanan pasokan BBM dan LPG, khususnya di wilayah Solo Raya dan sekitarnya.
Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho mengatakan bahwa tren peningkatan konsumsi
BBM dan LPG rata-rata mengalami peningkatan. Di wilayah Solo Raya (Sukoharjo, Solo, Boyolali, Karanganyar, Wonogiri, Klaten, Sragen), Brasto memproyeksi peningkatan BBM jenis
gasoline sebesar 11 persen, dari semula rata-rata harian normal 2.606 KL menjadi 2.900 KL.
Baca Juga: Pelaku Penyalahgunaan BBM Bakal Didenda Rp60 MiliarBBM
gasoil diprediksi meningkat 2 persen dari semula rata-rata harian normal 1.367 KL menjadi 1.389 KL. Sementara
LPG meningkat 4 persen dari semula rata-rata harian normal 831 MT menjadi 866 MT. Khusus di kota Surakarta (Solo), proyeksi peningkatan BBM jenis gasoline mencapai 11 persen dari semula rata-rata harian normal 299 KL menjadi 332 KL.
"Untuk BBM jenis
gasoil meningkat 2 persen dari semula rata-rata harian sebesar 102 KL menjadi 104 KL. Begitu pula dengan konsumsi LPG diprediksi meningkat 9 persen dari semula rata-rata harian 117 MT menjadi 127 MT," kata Brasto dalam keterangan tertulisnya, Selasa (19/4/2022).
Selain memastikan kesediaan suplai BBM, Pertamina juga menjamin ketersediaan LPG di wilayah Jawa Tengah dengan menambah armada
skid tank. Pertamina menyiapkan 664 Agen Siaga & 5.157 Pangkalan Siaga PSO dan 942
Outlet NPSO yang beroperasi saat masa libur lebaran, bahkan khusus wilayah dengan
demand tinggi beberapa Agen LPG disiagakan 24 jam.
Baca Juga: Presiden Jokowi Ajak Masyarakat Mudik Lebih Awal, Ini AlasannyaTidak hanya itu, konsumen juga dapat dimudahkan memesan
Bright Gas menggunakan layanan Pertamina
Delivery Service 135. "Melalui Pertamina
Delivery Service, konsumen dapat menghubungi
call center pertamina 135 dan kami akan mengirimkan tabung Bright Gas dari agen LPG terdekat kami," ungkap Brasto.
Brasto menjelaskan bahwa Pertamina juga membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang mulai aktif bekerja pada tanggal 11 April hingga 10 Mei 2022 nanti. Sebagai antisipasi padatnya arus mudik lebaran yang menyebabkan kemacetan, Pertamina juga menyiapkan SPBU Kantong berupa mobil tangki.
SPBU ini disiagakan sebagai kantong/cadangan suplai BBM di titik-titik yang rawan dengan kemacetan. Beberapa SPBU yang berada di beberapa lokasi strategis pun akan beroperasi selama 24 jam.
"Kami mengimbau bagi masyarakat yang hendak mudik dan berwisata agar mengisi tangki full di SPBU sebelum berangkat. Untuk mempermudah menemukan SPBU terdekat saat perjalanan, masyarakat dapat menggunakan aplikasi MyPertamina atau menghubungi layanan kontak Pertamina di nomor 135," ujar Brasto.
Baca Juga:
PUPR: Tidak Ada Skema Contraflow di Pantura Saat Mudik Lebaran
Kabar Gembira! Pemudik Usia di Bawah 18 tahun Tak Perlu PCR dan Antigen(asf)