Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus memastikan pasokan energi wilayah Jawa Timur, baik BBM maupun LPG dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan
Pengurus Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Amrullah Hakim merespons polemik keputusan pemerintah untuk menertibkan kebijakan distribusi liquefied petroleum gas (
Pemerintah melalui Kementrian ESDM menetapkan pembelian LPG 3 kg per 1 Februari 2025 hanya dilayani di Pangkalan Resmi Pertamina dan tidak ada lagi di pengecer.
Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), M. Fanshurullah Asa mengungkapkan bahwa keberadaan jaringan gas (jargas) kota akan menjadi solusi terbaik
Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus menggelontorkan tambahan 2.990.480 tabung LPG 3 Kg Bersubsidi secara bertahap mulai dari H-7 hingga H7 Lebaran.
Pembelian LPG tabung 3 kg mulai 1 Januari 2024 hanya dapat dilakukan oleh pengguna yang telah terdata. Pengguna LPG tabung 3 kg dapat memeriksa statusnya
Tabung gas LPG 3kg ini merupakan bahan bakar gas yang memang mendapatkan subsidi dari pemerintah, sehingga harus tepat sasaran. Namun, data yang dijadikan acuan siapa yang berhak menerima ini masih dipermasalahkan.
Uji coba ini mengacu pada data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE). Saat ini, telah dilakukan uji coba di 5 kecamatan di beberapa kota, yakni Tangerang, Semarang, Batam dan Mataram.