Pemerintah Klaim Kebijakan Visa on Arrival Sukses
Hasanah syakim
Jum'at, 22 April 2022 - 23:00 WIB
Wisatawan di Bandara Ngurah Rai (foto: istock)
Pemerintah Indonesia mengklaim kebijakan visa on arrival (VoA) sukses dilaksanakan meski pandemi Covid-19 belum berakhir.
Deputi Bidang Kebijakan Strategi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Nia Niscaya terdapat kurang lebih 43 negara yang ingin memanfaatkan layanan VoA sejak 7 Maret hingga April 2022.
“Tercatat ada 16.532 wisatawan mancanegara (wisman) yang telah menggunakan fasilitas VoA di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Persentase wisman yang memanfaatkan VoA juga terus mengalami peningkatan hingga 66,8%,” kata Nia dalam keterangannya dikutip Jum'at (22/4/2022).
Menurutnya, untuk Batam dan Bintan, wisatawan mancanegara yang datang adalah warga negara Singapura yang dibebaskan dari ketentuan visa (mendapat Bebas Visa Kunjungan (BVK)), belum ada yang menggunakan VoA.
Baca juga:Pemerintah Perluas Kebijakan Pemberian Bebas Visa Bagi Wisatawan
"Kemenparekraf telah mengusulkan pemberian fasilitas yang lebih luas terutama untuk menjaring expatriat dan permanent resident yang berada di Singapura," ujarnya.
Nia menjelaskan, Australia adalah negara terbanyak, yaitu mencapai 3.638 wisman (22,0%). Kedua, United Kingdom dengan jumlah mencapai 1.730 wisman (10,5%). Ketiga, Jerman dengan jumlah 1.649 wisman (9,9%). Berdasarkan catatan dari Kantor Imigrasi I Gusti Ngurah Rai, ada 8 negara dengan pengguna VoA terbesar per 7 April 2022.
Deputi Bidang Kebijakan Strategi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Nia Niscaya terdapat kurang lebih 43 negara yang ingin memanfaatkan layanan VoA sejak 7 Maret hingga April 2022.
“Tercatat ada 16.532 wisatawan mancanegara (wisman) yang telah menggunakan fasilitas VoA di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Persentase wisman yang memanfaatkan VoA juga terus mengalami peningkatan hingga 66,8%,” kata Nia dalam keterangannya dikutip Jum'at (22/4/2022).
Menurutnya, untuk Batam dan Bintan, wisatawan mancanegara yang datang adalah warga negara Singapura yang dibebaskan dari ketentuan visa (mendapat Bebas Visa Kunjungan (BVK)), belum ada yang menggunakan VoA.
Baca juga:Pemerintah Perluas Kebijakan Pemberian Bebas Visa Bagi Wisatawan
"Kemenparekraf telah mengusulkan pemberian fasilitas yang lebih luas terutama untuk menjaring expatriat dan permanent resident yang berada di Singapura," ujarnya.
Nia menjelaskan, Australia adalah negara terbanyak, yaitu mencapai 3.638 wisman (22,0%). Kedua, United Kingdom dengan jumlah mencapai 1.730 wisman (10,5%). Ketiga, Jerman dengan jumlah 1.649 wisman (9,9%). Berdasarkan catatan dari Kantor Imigrasi I Gusti Ngurah Rai, ada 8 negara dengan pengguna VoA terbesar per 7 April 2022.