Aksi Simpatik Kakek 64 Tahun, Naik Sepeda 15 Kilometer demi Vaksin
Andi amriani
Sabtu, 31 Juli 2021 - 08:24 WIB
Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menerima kakek Safaruddin yang berjuang untuk mendapatkan vaksin Covid-19. Foto: LANGIT7.ID/ Andi Amriani
Safaruddin, kakek berusia 64 tahun, rela mengayuh sepeda 15 kilometer demi mendapatkan vaksin Covid-19. Fasilitas sepeda yang membawanya untuk menerima serum antibodi itu milik tempat cuci motor tempatnya bekerja.
Sepeda itulah yang digunakan sehari-hari dari rumahnya di Jalan Kerung-kerung Nomor 28, Makassaar, menuju tempat kerjanya di wilayah Minasa Upa. Dulunya Safaruddin punya motor. Namun, kendaraan satu-satu miliknya itu dijual seharga Rp2 juta karena terdampak pandemi Covid-19.
Safaruddin sama dengan warga lain yang ingin mendapatkan haknya melawan Covid-19. Sebuah informasi vaksinasi pun menghampirinya. Pada 28 Juli 2021, ada program vaksinasi massal di Nipah Mall, Makassar. Kesempatan emas baginya itu pun tak disia-siakan.
Begitu sampai di tempatnya bekerja, dia meminta izin ke pemilik usaha tersebut untuk ikut vaksinasi. Dia pun mendapat izin dan dukungan. Safaruddin pun senang dan segera saja mengayuh sepedanya menuju tempat memperoleh dosis vaksi Covid-19 di Jalan Urip Sumoharjo.
"Rasanya sehat pak, sudah divaksin kemarin, awalnya juga sempat takut. Jadi saya naik sepeda, sekitar jam 8 saya sampai. Kan kalau pagi-pagi puskesmas belum buka. Saya divaksin sekitar jam 2 siang. Alhamdulillah dibantu untuk daftarnya," ujar Safaruddin.
Pengakuan sang kakek yang berjuang mendapatkan vaksin itu ramai jadi tontonan di video yang tengah viral di Makassar. Video tersebut diunggah oleh salah seorang pengguna tiktok @dr.helmiyadi_hk dan disebarkan juga melalui berbagai platform sosial media, Kamis (29/7/2021).
Video tersebut menampilkan seorang petugas melihat keberadaan bapak tua yang sedang berdiri di tengah antrian. Tampak ia ingin mendekat tetapi ragu. Setelah didekati ia ternyata tidak bisa mendaftar online karena tidak memiliki ponsel yang mendukung.
Sepeda itulah yang digunakan sehari-hari dari rumahnya di Jalan Kerung-kerung Nomor 28, Makassaar, menuju tempat kerjanya di wilayah Minasa Upa. Dulunya Safaruddin punya motor. Namun, kendaraan satu-satu miliknya itu dijual seharga Rp2 juta karena terdampak pandemi Covid-19.
Safaruddin sama dengan warga lain yang ingin mendapatkan haknya melawan Covid-19. Sebuah informasi vaksinasi pun menghampirinya. Pada 28 Juli 2021, ada program vaksinasi massal di Nipah Mall, Makassar. Kesempatan emas baginya itu pun tak disia-siakan.
Begitu sampai di tempatnya bekerja, dia meminta izin ke pemilik usaha tersebut untuk ikut vaksinasi. Dia pun mendapat izin dan dukungan. Safaruddin pun senang dan segera saja mengayuh sepedanya menuju tempat memperoleh dosis vaksi Covid-19 di Jalan Urip Sumoharjo.
"Rasanya sehat pak, sudah divaksin kemarin, awalnya juga sempat takut. Jadi saya naik sepeda, sekitar jam 8 saya sampai. Kan kalau pagi-pagi puskesmas belum buka. Saya divaksin sekitar jam 2 siang. Alhamdulillah dibantu untuk daftarnya," ujar Safaruddin.
Pengakuan sang kakek yang berjuang mendapatkan vaksin itu ramai jadi tontonan di video yang tengah viral di Makassar. Video tersebut diunggah oleh salah seorang pengguna tiktok @dr.helmiyadi_hk dan disebarkan juga melalui berbagai platform sosial media, Kamis (29/7/2021).
Video tersebut menampilkan seorang petugas melihat keberadaan bapak tua yang sedang berdiri di tengah antrian. Tampak ia ingin mendekat tetapi ragu. Setelah didekati ia ternyata tidak bisa mendaftar online karena tidak memiliki ponsel yang mendukung.