Menhub Apresiasi Pemudik yang Pulang Kampung Lebih Awal
Mahmuda attar hussein
Ahad, 24 April 2022 - 13:45 WIB
Menhub mengapresiasi pemudik yang pulang kampung lebih awal. (Foto: Istimewa).
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengadakan inspeksi mudik ke Bandara International Soekarno Hatta (Soeta) pada hari ini Ahad, 24 April 2022.
Dia mengapresiasi masyarakat yang mengikuti imbauan pemerintah untuk mudik lebih awal. Hal itu dilakukan guna menghindari puncak mudik yang diprediksi terjadi pada 28-30 April 2022.
"Sebelumnya pergerakan penumpang di Bandara Soeta sekitar 400 pergerakan pesawat per hari. Tetapi dua hari ini sudah meningkat menjadi 900 pergerakan per hari. Okupansinya sudah mendekati 100 persen. Ini berarti anjuran mudik lebih awal sudah dilakukan," ujar Budi, Ahad (24/4/2022).
Baca Juga: Hindari Kemacetan, Pemerintah Imbau Masyarakat Mudik Lebih Awal
Adapun penumpang yang mudik lebih awal ini beralasan karena memang ingin menghindari kepadatan saat terjadi puncak mudik. Selain itu, dikhawatirkan harga tiket juga akan lebih mahal.
Budi mengingatkan, agar pihak terkait bisa memperhatikan aspek keselamatan. Mulai dari pemeriksaan kelaikan pesawat melalui kegiatan ramp check, maupun pemeriksaan kesehatan awak pesawat.
"Selain itu, ketersediaan armada pesawat, dan juga pengecekan syarat kesehatan dan pengawasan penerapan protokol kesehatan juga menjadi perhatian utama," katanya.
Dia mengapresiasi masyarakat yang mengikuti imbauan pemerintah untuk mudik lebih awal. Hal itu dilakukan guna menghindari puncak mudik yang diprediksi terjadi pada 28-30 April 2022.
"Sebelumnya pergerakan penumpang di Bandara Soeta sekitar 400 pergerakan pesawat per hari. Tetapi dua hari ini sudah meningkat menjadi 900 pergerakan per hari. Okupansinya sudah mendekati 100 persen. Ini berarti anjuran mudik lebih awal sudah dilakukan," ujar Budi, Ahad (24/4/2022).
Baca Juga: Hindari Kemacetan, Pemerintah Imbau Masyarakat Mudik Lebih Awal
Adapun penumpang yang mudik lebih awal ini beralasan karena memang ingin menghindari kepadatan saat terjadi puncak mudik. Selain itu, dikhawatirkan harga tiket juga akan lebih mahal.
Budi mengingatkan, agar pihak terkait bisa memperhatikan aspek keselamatan. Mulai dari pemeriksaan kelaikan pesawat melalui kegiatan ramp check, maupun pemeriksaan kesehatan awak pesawat.
"Selain itu, ketersediaan armada pesawat, dan juga pengecekan syarat kesehatan dan pengawasan penerapan protokol kesehatan juga menjadi perhatian utama," katanya.