Minimalisir Perbedaaan 1 Syawal, Perlu Kalender Islam Dunia
Priyo Setyawan
Sabtu, 30 April 2022 - 04:30 WIB
ilustrasi (foto: Langit7/iStock)
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Haedar Nashir mengatakan untuk mengurangi terjadi perbedaan yang signfikan, sekaligus ada kesatuan di seluruh dunia Islam, dalam mengawali bulan Ramadhan, Syawal dan Zulhijah, saat ini Muhammadiyah terus mempublikasikan dan mendialogkan serta mencari forum untuk dunia Islam punya satu kalendar global Islam.
“Kalendar global ini juga sebagai titik bijak kita untuk mengurangi perbedaan-perbedan itu,” katanya.
Baca juga:Sejarah Tradisi Lebaran di Indonesia, Sudah Ada Sejak Abad ke-7 Masehi
Menurut Haedar umat Islam di era global dan peradaban maju ini, semakin memerlukan kepastian tanggal dan hari jauh sebelumnya, sebab itu terkait dengan aktiitas hidup, sehingga tidak lagi on the spot dalam menentukan tanggal dan hari dalam pelaksanaan ibadah.
Baca juga:Ciri Seseorang Dapat Lailatul Qadar, Hidupnya Jadi Luar Biasa
Sebab semuanya sudah memiliki jadwal dan regulasi yang pasti berdasarkan perhitungan yang ilmiah dan secara syareat dapat dipertanggungjawabkan. Namun itu tentu perlu proses yang terus menerus untuk dialog antar komponen bahkan antar negara.
Baca juga:Sidang Isbat Awal Syawal 1443 Hijriyah Libatkan Ormas Islam dan Dubes
“Kalendar global ini juga sebagai titik bijak kita untuk mengurangi perbedaan-perbedan itu,” katanya.
Baca juga:Sejarah Tradisi Lebaran di Indonesia, Sudah Ada Sejak Abad ke-7 Masehi
Menurut Haedar umat Islam di era global dan peradaban maju ini, semakin memerlukan kepastian tanggal dan hari jauh sebelumnya, sebab itu terkait dengan aktiitas hidup, sehingga tidak lagi on the spot dalam menentukan tanggal dan hari dalam pelaksanaan ibadah.
Baca juga:Ciri Seseorang Dapat Lailatul Qadar, Hidupnya Jadi Luar Biasa
Sebab semuanya sudah memiliki jadwal dan regulasi yang pasti berdasarkan perhitungan yang ilmiah dan secara syareat dapat dipertanggungjawabkan. Namun itu tentu perlu proses yang terus menerus untuk dialog antar komponen bahkan antar negara.
Baca juga:Sidang Isbat Awal Syawal 1443 Hijriyah Libatkan Ormas Islam dan Dubes