Sering Diucapkan Saat Lebaran, Ini Makna Minal Aidin Wal Faidzin
Mahmuda attar hussein
Ahad, 01 Mei 2022 - 07:00 WIB
Dua pria muslim yang merayakan kemenangan di Hari Raya Idul Fitri. Foto: Langit7/iStock
Saat Lebaran, orang-orang kerap mengucapkan kalimat "minal aidin wal faidzin", yang kemudian diikuti kalimat penyertanya, "mohon maaf lahir dan batin".
Benarkah "minal aidin wal faidzin" merupakan permohonan maaf? Apa makna sebenarnya dari kalimat tersebut?
Ustadz Syafiq Riza Basalamah mengungkapkan, kalimat "minal aidin wal faidzin" diucapkan kepada orang-orang yang telah menjalankan puasa Ramadhan selama sebulan penuh.
Baca juga: Jelang Ramadhan, Haruskah Maaf-maafan?
Artinya merupakan doa agar mereka menjadi orang yang kembali ke jalan Allah dan sukses.
"Arti 'minal aidin wal faidzin' itu bukan 'mohon maaf lahir dan batin'. Kalau memang mau meminta maaf silakan lakukan kapan saja, tapi jangan salah artikan kalimatnya," kata dia dikanal YouTubenya, dikutip Ahad (1/5/2022).
Dalam kalimat doa itu, umat Islam diharapkan dapat sukses dan diterima dalam amalannya. Terutama setelah menjalankan segala ibadah di bulan Ramadhan, baik puasa maupun sunnah, seperti tarawih.
Benarkah "minal aidin wal faidzin" merupakan permohonan maaf? Apa makna sebenarnya dari kalimat tersebut?
Ustadz Syafiq Riza Basalamah mengungkapkan, kalimat "minal aidin wal faidzin" diucapkan kepada orang-orang yang telah menjalankan puasa Ramadhan selama sebulan penuh.
Baca juga: Jelang Ramadhan, Haruskah Maaf-maafan?
Artinya merupakan doa agar mereka menjadi orang yang kembali ke jalan Allah dan sukses.
"Arti 'minal aidin wal faidzin' itu bukan 'mohon maaf lahir dan batin'. Kalau memang mau meminta maaf silakan lakukan kapan saja, tapi jangan salah artikan kalimatnya," kata dia dikanal YouTubenya, dikutip Ahad (1/5/2022).
Dalam kalimat doa itu, umat Islam diharapkan dapat sukses dan diterima dalam amalannya. Terutama setelah menjalankan segala ibadah di bulan Ramadhan, baik puasa maupun sunnah, seperti tarawih.