home edukasi & pesantren

Hari Buruh, Cikal Bakal Kelayakan Upah hingga THR di Indonesia

Ahad, 01 Mei 2022 - 13:33 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Hari Buruh Internasional atau biasa dikenal May Day diperingati setiap tahunnya oleh masyarakat dunia pada 1 Mei. Adapun tujuannya untuk mengenang perjuangan kaum buruh dalam mencapai kemerdekaan.

Melansir dari Disnakertrans Sumatera Selatan, Minggu (1/5/202), menjelaskan sejarah hari buruh bermula di Amerika Serikat. Sejak awal abad ke-19, banyak perusahaan yang memaksa buruh bekerja selama 14-18 jam per hari.

Tidak terima akan hal ini, buruh pun menuntut agar jam kerja dikurangi menjadi maksimal delapan jam per hari. Tuntutan ini disampaikan melalui perhimpunan buruh dalam jumlah besar, yaitu organisasi atau serikat buruh.

Baca juga: Sejarah THR, Gagasan Menteri Bung Karno Soekiman Wirdjosandjojo

Pada 1 Mei 1886, puluhan ribu buruh di Amerika Serikat melakukan mogok bersama dengan anak-anak serta istri mereka. Jumlah massa di seluruh AS kurang lebih 350 ribu orang. Aksi ini sendiri diorganisasi oleh Federasi Buruh Amerika.

Pemogokan buruh ini berhasil membuat membuat Kota Chicago lumpuh. Selama 2 hari, aksi ini belum juga surut. Untuk meredam aksi ini, pemerintah mengirimkan polisi untuk meredam aksi buruh. Hingga pada 4 Mei 1886, buruh pun menggelar aksi yang lebih besar di lapangan Haymarket.

Sayangnya, hari itu, cuaca kurang baik. Massa buruh yang berawal dari ribuan orang, menyusut hingga tinggal ratusan orang. Pada saat itu, sekitar 180 polisi datang untuk membubarkan aksi.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
hari buruh mayday thr upah layak
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya