Tips IDI Atasi Masalah Buang Air Kecil Saat Perjalanan Mudik
Fajar adhitya
Jum'at, 06 Mei 2022 - 10:20 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Perjalanan mudik maupun arus balik membutuhkan kenyamanan dan kondisi fisik yang prima. Namun sejumlah faktor tak terduga bisa membuat perjalanan terjeda, misalnya untuk urusan buang air kecil.
Situasi jalanan yang macet, antre di pintu tol, maupun pintu masuk rest area adalah peristiwa lumrah saat musim mudik tiba. Dorongan untuk buang air sangat besar, sementara pemudik cuma bisa duduk di dalam mobil tanpa daya.
Lantas bagaimana mengatasi keperluan buang air kecil saat perjalanan mudik?
Baca Juga:Ini Alasan Indonesia Belum Bisa Memasuki Tahap Endemik
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof Zubairi Djoerban menjelaskan, pada dasarnya kemampuan tiap orang menahan air kecil bervariasi. Hal itu berdasarkan seberapa banyak dan apa jenis minuman yang dikonsumsinya.
“Idealnya berapa kali per hari dan tiap berapa jam seseorang itu harus pipis? Kalau bisa tiap tiga jam kita mengosongkan kandung kemih secara teratur. Frekuensinya sekitar 8-10 kali per hari,” kata Prof. Zubairi dalam sebuah thread di akun Twitternya, dikutip Jumat (6/5/2022).
Ia mengatakan, menahan buang air kecil dapat berdampak pada kesehatan. Menunda sesekali tidak akan mengancam kesehatan, tapi akan jadi berbahaya ketika terlalu sering mengabaikan keinginan buang air kecil dan menjadi kebiasaan.
Situasi jalanan yang macet, antre di pintu tol, maupun pintu masuk rest area adalah peristiwa lumrah saat musim mudik tiba. Dorongan untuk buang air sangat besar, sementara pemudik cuma bisa duduk di dalam mobil tanpa daya.
Lantas bagaimana mengatasi keperluan buang air kecil saat perjalanan mudik?
Baca Juga:Ini Alasan Indonesia Belum Bisa Memasuki Tahap Endemik
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof Zubairi Djoerban menjelaskan, pada dasarnya kemampuan tiap orang menahan air kecil bervariasi. Hal itu berdasarkan seberapa banyak dan apa jenis minuman yang dikonsumsinya.
“Idealnya berapa kali per hari dan tiap berapa jam seseorang itu harus pipis? Kalau bisa tiap tiga jam kita mengosongkan kandung kemih secara teratur. Frekuensinya sekitar 8-10 kali per hari,” kata Prof. Zubairi dalam sebuah thread di akun Twitternya, dikutip Jumat (6/5/2022).
Ia mengatakan, menahan buang air kecil dapat berdampak pada kesehatan. Menunda sesekali tidak akan mengancam kesehatan, tapi akan jadi berbahaya ketika terlalu sering mengabaikan keinginan buang air kecil dan menjadi kebiasaan.