Antisipasi Hepatitis Akut, Legislator PKS Minta Pemerintah Siaga
Fifiyanti Abdurahman
Sabtu, 07 Mei 2022 - 16:05 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Tiga kasus kematian anak diduga hepatitis akut di Jakarta dan 114 kasus di Jawa Timur membuat Indonesia harus meningkatkan kewaspadaan akan kemungkinan wabah penyakit menular ini.
Kasus hepatitis akut misterius ini mulai menyebar di beberapa negara seperti Amerika dan Eropa. Organisasi kesehatan dunia (WHO) pun menetapkan kasus ini sebagai kejadian luar biasa (KLB) dengan ditemukannya 170 kasus di seluruh dunia.
Anggota Komisi IX DPR Fraksi PKS Kurniasih Mufidayati meminta pemerintah segera melakukan langkah antisipasi cepat dengan telah ditemukannya kasus hepatitis akut misterius ini di Indonesia.
Baca juga: Ini Gejala Awal dan Pencegahan Hepatitis Akut Misterius
Kurniasih meminta meskipun temuan kasus ini masih sedikit di Indonesia, namun langkah antisipasi perlu dilakukan segera meskipun saat ini masih masa libur Lebaran.
"Antisipasi dilakukan dengan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait munculnya Hepatitis Akut ini dan perlunya upaya pencegahan melalui pola hidup sehat," kata Kurniasih dalam keterangan resmi yang dikutip Sabtu (7/5/2022).
Ia menambahkan, berbagai upaya perlu dilakukan seperti memperkuat promotif, preventif dan kuratif. Salah satunya masyarakat perlu diingatkan untuk menerapkan pola hidup sehat.
Kasus hepatitis akut misterius ini mulai menyebar di beberapa negara seperti Amerika dan Eropa. Organisasi kesehatan dunia (WHO) pun menetapkan kasus ini sebagai kejadian luar biasa (KLB) dengan ditemukannya 170 kasus di seluruh dunia.
Anggota Komisi IX DPR Fraksi PKS Kurniasih Mufidayati meminta pemerintah segera melakukan langkah antisipasi cepat dengan telah ditemukannya kasus hepatitis akut misterius ini di Indonesia.
Baca juga: Ini Gejala Awal dan Pencegahan Hepatitis Akut Misterius
Kurniasih meminta meskipun temuan kasus ini masih sedikit di Indonesia, namun langkah antisipasi perlu dilakukan segera meskipun saat ini masih masa libur Lebaran.
"Antisipasi dilakukan dengan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait munculnya Hepatitis Akut ini dan perlunya upaya pencegahan melalui pola hidup sehat," kata Kurniasih dalam keterangan resmi yang dikutip Sabtu (7/5/2022).
Ia menambahkan, berbagai upaya perlu dilakukan seperti memperkuat promotif, preventif dan kuratif. Salah satunya masyarakat perlu diingatkan untuk menerapkan pola hidup sehat.