LANGIT7.ID-Jakarta; Buya Yahya menyoroti perubahan yang terjadi pada generasi yang tumbuh di era internet. Dalam diskusinya bersama Ali Al Akbar Yahya Jamzuri, ia menyebut fokus dan waktu sebagai dua hal utama yang paling cepat hilang.
“Yang paling cepat hilang itu fokus. Kalau sudah kenal dunia internet, orang tidak membatasi diri. Dia akan liar terus mengikuti perkembangan sehingga ada sesuatu yang harus dituju menjadi terlupakan, belajar ilmu pun terganggu,” ujar Buya Yahya, dikutip dari instagram pribadinya, Sabtu (5/9/2026).
Menurutnya, internet membuat batasan pergaulan menjadi tidak ada. Seseorang bisa bergaul dengan siapa saja tanpa kendali, yang akhirnya menyita waktu dan mengganggu tujuan.
“Kalau sudah internet ini kan sudah tidak ada batasnya. Dia bisa bergaul dengan siapa saja. Sementara bergaul dengan dua orang saja itu sudah menyita waktu dan mengganggu tujuan sukses kita. Apalagi sekarang liar bebas dengan siapa saja,” katanya.
Buya Yahya juga menyinggung dampak terhadap kesehatan mental. Ia membandingkan hiburan generasi dulu yang aktif secara fisik dengan hiburan generasi sekarang yang cukup dilakukan di atas kasur.
“Sekarang hiburannya cukup duduk di kasur. Mentalnya jadi lemah karena semuanya dicari sebab gampang,” jelasnya.
Untuk mengatasinya, Buya Yahya menyarankan praktik Uzlah dalam Islam, yaitu menjauh dari hiruk pikuk agar bisa fokus pada ilmu dan ibadah. Ia mencontohkan lingkungan pondok pesantren yang memang didesain agar santri bisa fokus belajar tanpa gangguan.
“Kalau lagi belajar, jauhkan daripada dunia itu dulu. Buku, fokus dengan bukunya, menulis, mencatat. Jangan banyak bergaul kalau tidak untuk tujuan,” tegasnya.
Buya Yahya juga menekankan satu catatan penting: seseorang baru bisa mengambil nilai positif dari internet jika ia sudah memahami nilai negatifnya terlebih dahulu.
(lam)