KH Cholil Nafis: LGBT Harus Diamputasi, Bukan Ditoleransi
Fajar adhitya
Selasa, 10 Mei 2022 - 08:08 WIB
KH Cholil Nafis mengatakan,homoseksual yang merupakan bagian dari LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender) merupakan penyakit sosial. Foto: Istimewa.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis mengkritik tayangan podcast Deddy Corbuzier soal “Tutorial menjadi gay”. Menurut dia, homoseksual yang merupakan bagian dari LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender) merupakan penyakit sosial.
“Saya masih menganggap LGBT itu ketidaknormalan yang harus diobati bukan dibiarkan dengan dalih toleransi,” kata KH Cholil dikutip Twitternya, Senin (9/5/2022).
Pimpinan Pesanten Cendikia Amanah Depok ini berharap Deddy Corbuzier dan para konten kreator lainnya paham bahwa Islam melarang dan melaknat praktik LGBT. Menurut dia, LGBT tidak bisa ditoleransi, tapi harus diamputasi, diputus penyebarannya.
Baca Juga:Hadirkan Pasangan LGBT, Deddy Corbuzier Ditinggal 9 Juta Pengikut
“Yang jelas pasangan itu sudah masuk podcatsnya. Saya berharap yang punya podcast itu paham kalau Islam melarang dan mengutuk LGBT. LGBT itu harus diamputasi bukan ditoleransi,” kata Kiai Cholil.
Kiai Cholil menjelaskan, sekalipun orientasi seks sesama jenis tumbuh sejak kecil, tapi penyimpangan seks bukanlah kodrat manusia. Normalnya, laki-laki berpasangan dengan perempuan dan sebaliknya.
Baca Juga:Tafsir Al-Araf Ayat 80: Homoseks Kejahatan Terbesar Manusia dari Kaum Sodom
“Saya masih menganggap LGBT itu ketidaknormalan yang harus diobati bukan dibiarkan dengan dalih toleransi,” kata KH Cholil dikutip Twitternya, Senin (9/5/2022).
Pimpinan Pesanten Cendikia Amanah Depok ini berharap Deddy Corbuzier dan para konten kreator lainnya paham bahwa Islam melarang dan melaknat praktik LGBT. Menurut dia, LGBT tidak bisa ditoleransi, tapi harus diamputasi, diputus penyebarannya.
Baca Juga:Hadirkan Pasangan LGBT, Deddy Corbuzier Ditinggal 9 Juta Pengikut
“Yang jelas pasangan itu sudah masuk podcatsnya. Saya berharap yang punya podcast itu paham kalau Islam melarang dan mengutuk LGBT. LGBT itu harus diamputasi bukan ditoleransi,” kata Kiai Cholil.
Kiai Cholil menjelaskan, sekalipun orientasi seks sesama jenis tumbuh sejak kecil, tapi penyimpangan seks bukanlah kodrat manusia. Normalnya, laki-laki berpasangan dengan perempuan dan sebaliknya.
Baca Juga:Tafsir Al-Araf Ayat 80: Homoseks Kejahatan Terbesar Manusia dari Kaum Sodom