home wirausaha syariah

Menkeu: Program Studi Syariah harus Selaras dengan Perkembangan Dunia Usaha

Kamis, 28 April 2022 - 06:06 WIB
Ilustrasi ekonomi syariah. Foto: Langit7.id/Istock
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan pemerintah memiliki komitmen besar untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Namun, masih memerlukan pengembangan kualitas sumber daya manusia dalam memahami dan mempraktekkan ekonomi syariah di Indonesia.

“Salah satu ekosistem pendukung yang masih memerlukan upaya perbaikan di dalam perkuatan perekonomian syariah adalah kualitas sumber daya manusia,” ujar Sri Mulyani seperti dilansir dari laman www.kemenkeu.go.id, Selasa (29/06/2021).

Upaya memenuhi kebutuhan sumber daya manusia yang baik itu, jelas Sri Mulyani, harus didukung oleh seluruh stakeholder terutama dunia akademis yang ditandai dengan makin banyaknya pendirian program-program studi yang berafiliasi atau di dalam rumpun ekonomi syariah di berbagai perguruan tinggi.

“Saat ini dari 750 program studi rumpun ekonomi syariah telah meluluskan kurang lebih 30.000 sumber daya manusia pertahun. Bahkan menurut Islamic Finance Development Report 2020, jumlah dari program dan kelulusan di Indonesia ini merupakan suatu capaian yang istimewa,” ungkapnya.

Ia menyampaikan perkembangan sumber daya ekonomi syariah sebetulnya patut dibanggakan. Namun, relevansi dari kompetensi sumber daya manusia di bidang ekonomi syariah masih perlu terus untuk ditingkatkan.

Program studi syariah juga harus selaras dan update dengan perkembangan dunia usaha yang begitu sangat cepat, teknologi yang berubah sangat besar dan dinamika di dalam perekonomian global yang demikian pesat.

Sehingga tetap mampu bisa menjaga prinsip-prinsip syariah namun bisa beradaptasi dan terus memberikan suatu nilai tambah, inovasi dan bahkan kemampuan untuk meningkatkan kemakmuran masyarakat secara riil.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
ekonomi syariah
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya