Waspada, Peneliti Siber Temukan 3 Aplikasi Android Bisa Curi Pulsa
Ummu hani
Rabu, 11 Mei 2022 - 18:51 WIB
Ilustrasi. (Foto: Langit7.id/iStock)
Peneliti keamanan siber Kaspersky, Igor Golovin, menemukan tiga aplikasi yang bisa menguras pulsa pengguna Android dan masih tersedia saat ini Google Play Store. Ketiga aplikasi tersebut terdeteksi mengandung malware Joker.
Joker merupakan tipe malware yang bisa mencuri data hingga uang dengan cara berlangganan sesuatu secara digital tanpa sepengetahuan korbannya. Meski sudah sering diberantas, malware ini kerap muncul lagi untuk menggantikan yang lama.
Baca Juga:Jaga Rekening Tetap Aman, Ini 5 Cara Terhindar dari Skimming
Seperti dilansir dari The Hacker News, Rabu (11/5/2022), aplikasi-aplikasi yang mengandung malware Joker antara lain Style Message (com.stylelacat.messagearound), Blood Pressure App (blood.maodig.raise.bloodrate.monitorapp.plus.tracker.tool.health), dan Camera PDF Scanner (com.jiao.hdcam.docscanner).
Golovin menjelaskan, malware Joker yang terkandung di tiga aplikasi tersebut punya kemampuan untuk menguras pulsa korbannya dengan cara mendaftarkan nomor target ke layanan SMS premium. Kemudian, Joker mencuri data pengguna seperti riwayat SMS, daftar kontak, hingga informasi mengenai perangkat korban.
"Mereka biasanya tersebar di Google Play, para pelaku mengunduh aplikasi asli dari toko, lalu menambahkan kode berbahaya ke dalamnya. Pelaku kemudian mengunggah ulang aplikasi menggunakan nama yang berbeda," kata Golovin.
Baca Juga:Cegah Serangan Phishing Jelang Ramadhan saat Belanja Online
Joker merupakan tipe malware yang bisa mencuri data hingga uang dengan cara berlangganan sesuatu secara digital tanpa sepengetahuan korbannya. Meski sudah sering diberantas, malware ini kerap muncul lagi untuk menggantikan yang lama.
Baca Juga:Jaga Rekening Tetap Aman, Ini 5 Cara Terhindar dari Skimming
Seperti dilansir dari The Hacker News, Rabu (11/5/2022), aplikasi-aplikasi yang mengandung malware Joker antara lain Style Message (com.stylelacat.messagearound), Blood Pressure App (blood.maodig.raise.bloodrate.monitorapp.plus.tracker.tool.health), dan Camera PDF Scanner (com.jiao.hdcam.docscanner).
Golovin menjelaskan, malware Joker yang terkandung di tiga aplikasi tersebut punya kemampuan untuk menguras pulsa korbannya dengan cara mendaftarkan nomor target ke layanan SMS premium. Kemudian, Joker mencuri data pengguna seperti riwayat SMS, daftar kontak, hingga informasi mengenai perangkat korban.
"Mereka biasanya tersebar di Google Play, para pelaku mengunduh aplikasi asli dari toko, lalu menambahkan kode berbahaya ke dalamnya. Pelaku kemudian mengunggah ulang aplikasi menggunakan nama yang berbeda," kata Golovin.
Baca Juga:Cegah Serangan Phishing Jelang Ramadhan saat Belanja Online