Kominfo Targetkan Perbaikan SKKL Merauke-Timika Rampung Akhir Mei 2022
Ummu hani
Rabu, 11 Mei 2022 - 19:56 WIB
Kominfo Targetkan Perbaikan SKKL Merauke-Timika Rampung Akhir Mei 2022
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama PT Telkom Indonesia menyiapkan jaringan alternatif untuk mitigasi gangguan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Sulawesi Maluku Papua Cable System (SMPCS) rute Merauke-Timika. Dalam sepekan terakhir, SKKL tersebut mengalami gangguan jaringan rute Jakarta-Surabaya dan Merauke-Timika.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate, mengungkapkan dalam minggu-minggu terakhir telah terjadi dua kali gangguan SKKL atau jaringan kabel serat optik di Indonesia. "Pertama gangguan terhadap SKKL Jakarta-Surabaya. Kedua, jaringan fiber optic Sulawesi, Maluku, Merauke sampai ke Timika. Gangguan ini sedang dilakukan mitigasi apa penyebabnya," ujar Johnny dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (11/5/2022).
Baca Juga:Kominfo Kembangkan Talenta Digital Dalam 3 Level
Johnny mengatakan gangguan SKKL ini memengaruhi kualitas layanan telekomunikasi dan berdampak terhadap kualitas layanan akses internet di wilayah Papua. Saat terjadi gangguan SKKL Merauke-Timika, kapasitas kebutuhan traffic diperkirakan sebesar 42 GB.
Oleh karena itu, Kominfo dan PT Telkom Indonesia menyiapkan jaringan alternatif sebagai langkah mitigasi. "Recovery dilakukan dengan memanfaatkan back up link sebesar 3,25 GB. Dari Palapa Ring sebesar 1,25 GB dan satelit sebesar 2 GB," kata Johnny.
Penyebab Gangguan
Direktur Network dan IT Solution PT Telkom, Herlan Wijanarko mengatakan gangguan kemungkinan terjadi di jarak 270 km lepas pantai Merauke. "Kalau dari pengukuran, suspeknya ada di 270 km dari Merauke di kedalaman sekitar 60 meter," ujar Herlan.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate, mengungkapkan dalam minggu-minggu terakhir telah terjadi dua kali gangguan SKKL atau jaringan kabel serat optik di Indonesia. "Pertama gangguan terhadap SKKL Jakarta-Surabaya. Kedua, jaringan fiber optic Sulawesi, Maluku, Merauke sampai ke Timika. Gangguan ini sedang dilakukan mitigasi apa penyebabnya," ujar Johnny dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (11/5/2022).
Baca Juga:Kominfo Kembangkan Talenta Digital Dalam 3 Level
Johnny mengatakan gangguan SKKL ini memengaruhi kualitas layanan telekomunikasi dan berdampak terhadap kualitas layanan akses internet di wilayah Papua. Saat terjadi gangguan SKKL Merauke-Timika, kapasitas kebutuhan traffic diperkirakan sebesar 42 GB.
Oleh karena itu, Kominfo dan PT Telkom Indonesia menyiapkan jaringan alternatif sebagai langkah mitigasi. "Recovery dilakukan dengan memanfaatkan back up link sebesar 3,25 GB. Dari Palapa Ring sebesar 1,25 GB dan satelit sebesar 2 GB," kata Johnny.
Penyebab Gangguan
Direktur Network dan IT Solution PT Telkom, Herlan Wijanarko mengatakan gangguan kemungkinan terjadi di jarak 270 km lepas pantai Merauke. "Kalau dari pengukuran, suspeknya ada di 270 km dari Merauke di kedalaman sekitar 60 meter," ujar Herlan.