LANGIT7.ID, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mengatakan Kementerian Komunikasi dan Informatika menyiapkan tiga kegiatan pengembangan talenta digital mencakup 3 level.
Keterampilan pertama, keterampilan dasar digital melalui Gerakan Nasional Literasi Digital (Siberkreasi).
"Kedua, keterampilan digital menengah melalui kerja sama dengan perusahaan teknologi global seperti Alibaba, Amazon, Cisco, Facebook, GoJek, Huawei, Microsoft, dan Oracle," katanya dalam keterangan resminya dikutip Ahad (24/4/2022).
Menurut Johnny level ketiga yakni, keterampilan digital tingkat lanjut melalui kerja sama dengan universitas terkemuka, seperti Tsinghua University, National University of Singapure, Harvard Kennedy School, dan Oxford University.
Baca juga: Maruf Amin Minta Ada Transformasi Digital di Sektor Keuangan Syariah“Saya yakin bahwa program-program ini dapat menjadi tolok ukur bagi negara dan negara lain untuk membina talenta digital yang mungkin tidak hanya mendapat manfaat tetapi juga mengoptimalkan transformasi digital,” ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah menetapkan lima agenda transformasi digital untuk menyiapkan bangsa Indonesia memanfaatkan potensi sektor digital.
Menkominfo mengajak pemuda Inonesia memanfaatkan program pengembangan Talenta Digital agar bisa mengoptimalkan transformasi digital pascapandemi Covid-19.
“Saya juga ingin mengajak seluruh generasi muda Indonesia untuk berperan aktif dalam Roadmap Transformasi Digital Indonesia, khususnya mengambil bagian dalam program Pengembangan Talent Digital yang dikembangkan oleh Kementerian Kominfo,” ungkap Johnny.
Menurutnya, berdasarkan laporan Precedence Research menyatakan ukuran pasar transformasi digital global pada tahun 2020 mencapai USD421,8 miliar. Diperkirakan mencapai lebih dari USD1.692,40 miliar pada tahun 2030.
Bahkan, International Data Corporation (IDC) tahun lalu memperkirakan pengeluaran untuk transformasi digital akan mencapai USD2,8 triliun pada tahun 2025.
Baca juga: 5 Jenis Bisnis yang Ramai jelang Lebaran, Cocok untuk Tambah THR“Indonesia juga menggemakan tren global ini. Sektor informasi dan komunikasi juga menjadi penyumbang pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) terbesar kedua dengan kontribusi rata-rata antara 2019 hingga 2021 mencapai 8,94 persen,” jelasnya.
Menurut Johnny dalam merespon tren tersebut, Presiden telah mengeluarkan lima arahan agenda transformasi digital Indonesia. Agenda itu memuat mandat prioritas antara lain; perluasan akses internet dan peningkatan infrastruktur digital, merancang roadmap transformasi digital nasional, pembentukan dan operasionalisasi Pusat Data Nasional, meningkatkan suplai dan pengembangan talenta digital Indonesia, dan mengembangkan regulasi dan mekanisme pendanaan dalam waktu dekat.
Menurutnya, untuk mengimplementasikan lima arahan Presiden, Kementerian Kominfo telah mengambil pendekatan holistik melalui penerapan roadmap transformsi digital yang berfokus pada empat sektor strategis.
"Empat sektor strategis tersebut yaitu infrastruktur digital, pemerintahan digital, ekonomi digital, dan masyarakat digital,” jelasnya.
Tak hanya itu, Kementerian Kominfo juga membangun infrastruktur digital untuk memastikan kesiapan digital, melalui penggelaran jaringan yang komprehensif, terdiri dari jaringan backbone, middle-mile dan last-mile telekomunikasi Indonesia.
“Kami berupaya agar tidak ada yang tertinggal untuk memanfaatkan koneksi internet secara produktif,” tegas Johnny.
Dia berharap, melalui hal demikian para pemuda akan dapat berkontribusi terhadap perdamaian dan kerja sama dunia yang adil, sejahtera, serta dirinya yakin bahwa melalui inisiatif dan semangat kaum muda, kolaborasi antargenerasi yang efektif bisa dibangun demi mendorong pembangunan dan kemajuan.
“Di mana para pemuda telah memimpin banyak inovasi dan kemajuan komunitas kita saat ini. Apalagi jika kita ingat bahwa Bill Gates mendirikan perusahaannya saat ia berusia 19 tahun, atau Steve Jobs yang mendirikan Apple saat ia berusia 21 tahun, yang menunjukkan bagaimana kaum muda saat ini akan memimpin transformasi digital nasional dan global yang makin maju,” tegasnya.
(sof)